Jumat, 28 November 2014 | 13:45 WIB
LINTAS JABAR

Hujan Deras, Waspadai Pohon Tumbang-Banjir-Longsor

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Jumat, 9 November 2012 | 18:26 WIB
ilustrasi - inilah.com/Budiyanto

INILAH.COM, Cianjur - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang saat ini, mengingat hujan disertai angin kencang mulai mengancam.

Warga pun diharapkan mengantisipasi dengan memangkas pepohonan yang kira-kira membahayakan.

Ketua Satuan Siaga Bencana (Satgana) PMI Kabupaten Cianjur Ruddi Syachdiar Hidajath mengatakan saat ini curah hujan sedemikian tinggi. Dikhawatirkan, intensitasnya akan berdampak terhadap berbagai potensi bencana alam.

"Masyarakat harus lebih waspada menghadapi musim pancaroba, karena potensi terjadinya bencana, seperti puting beliung, longsor, maupun banjir, sangat besar. Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukaluyu belum lama ini," kata Ruddi, Jumat (9/11/2012).

Senada diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Asep Suhara. Masyarakat pun diimbau mewaspadai ancaman bencana di musim hujan. "Seluruh warga yang bermukim di kawasan rawan bencana, seperti tepi sungai dan perbukitan, harus berhati-hati," kata Asep, Jumat (9/11/2012).

Asep mengatakan berkurangnya kawasan resapan air, membuat wilayah Cianjur selatan rawan terjadi bencana, terutama banjir dan tanah longsor. Jika intensitas hujan lebih dari satu jam, maka harus waspada lantaran berpotensi longsor maupun banjir.

"Rembesan air hujan akan membuat kontur tanah menjadi jenuh dan tak lagi menyerap air. Potensi terjadinya pergerakan tanah semakin besar. Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai elemen terkait, seperti kepala desa/lurah, camat, OPD terkait, maupun PMI dan Basarnas mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana alam," tuturnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
RACHMAT YASIN TAMAT
VONIS sudah jatuh. Penjara 5,5 tahun menanti Bupati Bogor non-aktif Rachmat Yasin (RY). Dia juga didenda Rp300 juta subsider kurungan tiga bulan penjara.
ASPIRASI + Indeks