Jumat, 24 Oktober 2014 | 21:41 WIB

UMK Kota Bandung 2013 Diterima Buruh dan Pengusaha

Oleh: Evi Damayanti
Metro bandung - Senin, 12 November 2012 | 18:30 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Bandung - Ketua Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit, Rohana, mengaku cukup puas dengan penetapan UMK Kota Bandung sebesar Rp1.538.103.

"Kalau dihitung-hitung ya kurang, cuma kami pikir ditetapkan sebesar itu sudah cukup," ucap salah seorang buruh, Rohana, Senin (12/11/2012).

Tuntutan UMK sebesar Rp1,5 juta belum dihitung dengan nilai inflasi dan laju ekonomi. Meski demikian, pihaknya mengaku menghormati hasil keputusan yang diambil Dewan Pengupahan.

"Asal ada plusnya. Ini keputusan bersama, kita hargai. Perusahaan yang tidak mampu, akan dicek oleh akuntan publik. Apakah betul keuangan dalam dua tahun ke belakang bermasalah atau tidak," tambahnya.

Terkait buruh yang tidak memiliki pendidikan tinggi dan akan dirasionalisasi oleh perusahaan, dirinya mempersilakan. Namun hal tersebut harus dilakukan dengan kriteria yang jelas.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Bandung Deden Hidayat yang mewakili pengusaha menuturkan, pihaknya akan segera mensosialisasikan keputusan UMK tersebut.

"Bagi pengusaha yang tidak mampu bayar UMK, silakan meminta penangguhan. Tapi mudah-mudahan para pengusaha mampu membayar pekerjanya sesuai UMK," ujar Deden

Jika penetapan UMK tersebut telah disetujui, pihaknya mengimbau pengusaha yang mampu untuk langsung melaksanakannya. "Mau tidak mau harus kami ikuti, tinggal diinformasikan dan direalisasikan," jelas Deden.

"Besok akan kami sosialisasikan ke pengusaha. Disana muncul pengusaha yang mampu dan otomatis jalan. Kalau tidak mampu, kami minta konsep mereka. Jangan sampai salah satu pihak merugi, karena kemampuan pengusaha berbeda-beda," tegasnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
TARIK-ULUR KABINET JOKOWI
PRESIDEN Jokowi masih belum mengumumkan susunan kabinetnya. Ada tarikmenarik kepentingan dalam proses seleksi.
ASPIRASI + Indeks