Kamis, 18 September 2014 | 10:35 WIB
LINTAS JABAR

Dapil di Garut untuk Pemilu 2014 Tetap 5?

Oleh: Zainulmukhtar
Pakuan - Senin, 19 November 2012 | 16:09 WIB

INILAH.COM, Garut - Tarik ulur antarpartai politik (parpol) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut mengenai penetapan Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di Kabupaten Garut mulai mengerucut.

Dapil di Kabupaten Garut mengarah ke 5 Dapil seperti berlaku selama ini. Dari penelusuran INILAH, wacana perubahan jumlah Dapil di Kabupaten Garut muncul menyusul terbitnya Undang Undang Nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Menurut aturan tersebut, pasal 27 ayat (2), jumlah kursi setiap Dapil anggota DPRD kabupaten/kota itu paling sedikit 3 kursi, dan paling banyak 12 kursi. Sedangkan di Kabupaten Garut, dari lima Dapil yang ada, satu Dapil yakni Dapil 2 pada Pemilu 2009 lalu memuat sebanyak 13 kusi. Sehingga kini Dapil 2 tersebut sudah tak sesuai lagi dengan Undang Undang Nomor 8/2012.

Sikap di antara parpol berketerwakilan di DPRD Kabupaten Garut sendiri berbeda-beda. Terjadi tarik ulur di antara mereka mengenai jumlah Dapil akan disepakati, antara 5 Dapil hingga 12 Dapil. Partai Golongan Karya (Golkar) mengusulkan perubahan Dapil menjadi 8 Dapil.

Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Garut Suyatna, pihaknya mengusulkan perubahan Dapil di Garut menjadi 8 Dapil agar jangkauan anggota DPRD nanti tidak terlalu luas. Sehingga masyarakat dapat merasakan keterwakilannya.

"Format Dapil menjadi lebih banyak dari 5 itu untuk menghindari daerah yang tak terperhatikan. Anggota dewan bisa membangun daerahnya sesuai Dapil karena keterwakilannya jelas, dan pembangunan bisa lebih dirasakan masyarakat. Kabupaten Tasikmalaya yang lebih kecil daripada Garut saja ada 7 Dapil. Masak Garut nggak bisa?" ujar anggota Komisi D DPRD Kabupaten Garut itu.

Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kendati bersikap lebih menunggu, namun berharap perubahan Dapil di Kabupaten Garut menjadi 7 Dapil. Ketua DPD PKS Kabupaten Garut Imron Rosyadi menyebutkan jumlah Dapil pada kisaran 7 Dapil merupakan pilihan paling rasional.

"Namun begitu, sesuai dengan arahan dari Dewan Pimpinan Pusat PKS, untuk pemenangan pemilu legislatif, sementara diasumsikan jumlah Dapil di Kabupaten Garut masih sebanyak 5 Dapil," ujarnya.

Anggota KPU Kabupaten Garut Dadang Sudrajat mengatakan berdasarkan hasil konsultasi dengan parpol, ada 2 opsi perubahan Dapil di Kabupaten Garut, antara tetap 5 Dapil atau berubah menjadi 8 Dapil.

"Tetapi KPU Pusat ternyata hanya akan memperhatikan Dapil bermasalah. Di Kabupaten Garut yakni Dapil 2 karena memuat lebih dari 12 kursi. Jadi, kemungkinan jumlah Dapil tetap 5, namun ada 2 kecamatan ditarik ke Dapil 1," katanya, Senin (19/11).

Menurut Dadang, dua kecamatan dari Dapil 2 ditarik ke Dapil 1 tersebut yakni Kecamatan Sukawening, dan Karang Tengah. Dia menyebutkan, bertambahnya jumlah Dapil akan memengaruhi efektivitas dan efisiensi anggaran serta kerja penyelenggara Pemilu.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Emil Ogah Dampingi Ahok
RIDWAN Kamil mengaku cinta Kota Bandung. Dia bakal menolak andai mendapat tawaran menjadi Wagub DKI Jakarta. “Saya mah cinta Bandung,” kata Emil.
ASPIRASI + Indeks