Jumat, 24 Oktober 2014 | 19:41 WIB
PENDIDIKAN

Tak Ada Ujian Tulis di SNMPTN 2013

Oleh: Evi Damayanti
Perguruan tinggi - Kamis, 13 Desember 2012 | 20:15 WIB
istimewa

INILAH, Bandung - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 di 61 perguruan tinggi negeri (PTN), tidak membuka jalur ujian tertulis. SNMPTN 2013 hanya menerima melalui jalur undangan sebanyak 150.000 kursi.

Namun berdasarkan hasil kesepakatan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri, jalur ujian tulis akan tetap diada dan berganti nama menjadi Seleksi Mandiri Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBMPTN) dan akan diselenggarakan oleh majelis. Kuota untuk SMBMPTN ini adalah 40 persen.

“Jadi di jalur SNMPTN 60 persen, SBMPTN 40 persen. Sebenarnya kesepakatan forum rektor yakni 50 persen SNMPTN, 30 persen seleksi bersama (SMBMPTN dan 20 persen seleksi masuk mandiri yang diselenggarakan masing-masing PTN),” jelas Ketua Tim Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Denie Heriyadi disela sosialisasi SNMPTN kepada ribuan guru di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganeca, Kamis (13/12/2012).

Untuk itu, Seleksi Mandiri Bersama atau ujian tulis dan Jalur Mandiri di masing-masing PTN tetap dibuka. Hal tersebut untuk memberi kesempatan kepada lulusan PTN tahun 2011 dan 2012 serta memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki prestasi di bidang non akademik, seperti olahraga dan seni, atau melalui kerja sama daerah.

Denie pun mengungkapkan, tahun depan akreditasi sekolah tidak menentukan jumlah siswa yang boleh mendaftar SNMPTN. Hasil ujian nasional juga digunakan sebagai evaluasi akhir terhadap kelulusan untuk semua jalur seleksi.

”Semua siswa dari sekolah apa pun boleh mendaftar karena tidak akan ada kuota berdasarkan akreditasi sekolah, kami memperkirakan akan ada 1,5 juta pendaftar untuk SNMPTN ini, maka dianjurkan para siswa mengikuti dua jalur itu,” ujarnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
TARIK-ULUR KABINET JOKOWI
PRESIDEN Jokowi masih belum mengumumkan susunan kabinetnya. Ada tarikmenarik kepentingan dalam proses seleksi.
ASPIRASI + Indeks