Jumat, 28 November 2014 | 19:03 WIB

Sampah di Bandung Bakal Dibersihkan dalam Sepekan

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Metro bandung - Rabu, 2 Januari 2013 | 15:29 WIB
ilustrasi - inilah.com

INILAH, Bandung - PD Kebersihan Kota Bandung meminta pengertian warga Kota Bandung soal masih banyaknya tumpukan sampah yang belum terangkut. Namun dipastikan tumpukan sampah tidak akan terlihat lagi dalam waktu sepekan mendatang.

"Butuh seminggu dari sekarang untuk mengangkut tumpukan sampah di beberapa TPS (tempah pembuangan sementara). Bukan unsur kesengajaan, tetapi teknis. Setidaknya ada tumpukan sampah tersisa selama 2 hari sekitar 2.200 ton sampah," kata Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung Cece Iskandar saat ditemui di Plaza Balai Kota Jalan Wastukencana, Rabu (2/1/2013).

Menurut Cece, akhir-akhir ini terjadi banyak penumpukan sampah dan ada masyarakat yang tidak terlayani secara penuh. Namun penumpukan itu terjadi karena ada beberapa hal teknis, bukan tidak ada pelayanan.

"Teknisnya itu di TPA Sarimukti. Tetapi sekarang sudah normal. Ada kerusakan alat berat, buldozer, eksavator di sana. Puncaknya tanggal 25 Desember, semua alat berat yang berjumlah 4 rusak semua sehingga kita sampai antri 60 mobil," jelasnya.

Dia menyatakan, kejadian penumpukan sudah sejak 2-3 minggu lalu. Makanya pada Rabu-Kamis (26-27/12/2012), pihaknya tidak bisa membuang sampah. Kemudian sebagai solusinya, PD Kebersihan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Sampah Regional (BPSR) Jabar untuk menyewa alat berat.

"Ternyata ada bantuan alat berat sehingga mulai Jumat (28/12/2012) bisa membuang sampah lagi. Sekarang ada 5 yang beroperasi, termasuk alat berat yang sewa sebanyak 2 buah. Kalau sudah begini, butuh waktu seminggu untuk membersihkan tumpukan sampah," tegasnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
RACHMAT YASIN TAMAT
VONIS sudah jatuh. Penjara 5,5 tahun menanti Bupati Bogor non-aktif Rachmat Yasin (RY). Dia juga didenda Rp300 juta subsider kurungan tiga bulan penjara.
ASPIRASI + Indeks