Kamis, 17 April 2014 | 05:30 WIB
LINTAS JABAR

Penerima Jamkesda Bertambah, Dana Harus Siap

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Minggu, 6 Januari 2013 | 13:15 WIB
istimewa

INILAH, Cianjur - DPRD Kabupaten Cianjur mengharapkan, dengan bertambahnya kuota warga penerima kartu jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) harus dibarengi dengan ketersediaan anggaran. Artinya, penambahan jumlah kuota tersebut harus benar-benar dilakukan secara matang, tidak terkesan terburu-buru.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Atep Hermawan Permana mengatakan, adanya tunggakan klaim pasien Jamkesda dan Jamkesmas ke RSUD Cianjur tahun lalu harus dijadikan pelajaran ke depannya. Kondisi itu lantaran tidak siapnya alokasi anggaran mengcover nilai klaim yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

"Pada prinsipnya kami di DPRD mendukung penuh adanya penambahan kuota warga miskin penerima jamkesda. Namun penting diperhatikan adalah ketersediaannya anggaran sebagai klaim nanti ke rumah sakit. Jangan sampai terjadi lagi tunggakan yang pada akhirnya jadi menghambat proses pelayanan kesehatan bagi warga miskin," kata Atep kepada INILAH, Minggu (6/1/2013).

Atep pun tidak menampik, masih banyaknya warga miskin di Kabupaten Cianjur yang harus mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, namun tidak tercover pada program-program pelayanan kesehatan. Karena itu, harus ada solusi permasalahannya agar seluruh warga miskin di Kabupaten Cianjur bisa terlayani mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Penting diperhatikan adalah bagaimana nasib warga miskin yang tidak tercover Jamkesda atau Jamkesmas, meskipun saat ini ada penambahan kuota. Jadi, idealnya semua warga miskin harus benar-benar mendapatkan pelayanan kesehatan gratis," ujarnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Menggapai Mimpi Citarum Bersih
MEDIA asing menyoroti pencemaran Sungai Citarum. Aktivis lingkungan pun pesismistis program Citarum bersih 2018 terwujud.
KARIKATUR + Indeks