Jumat, 18 April 2014 | 07:14 WIB
LINTAS JABAR

Atribut Cagub/Cawagub di Cianjur Akan Ditertibkan

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Kamis, 24 Januari 2013 | 16:04 WIB
ilustrasi

INILAH, Cianjur - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Cianjur Pilgub Jabar 2013 menginstruksikan panwas kecamatan mendata jumlah dan berbagai jenis alat peraga di tiap wilayah kecamatan masing-masing. Pasalnya, bakal segera dilakukan penertiban lantaran pemasangan berbagai atribut pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 tersebut di luar jadwal kampanye.

Koordinator Divisi Pengawasan Panwaslu Kabupaten Cianjur, Saepul Anwar mengatakan, setelah data terkumpul dan diketahui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, maka akan langsung dilakukan penertiban karena pemasangannya di luar jadwal kampanye dan melanggar Peraturan Daerah (Perda).

"Kita akan segera lakukan penertiban berbagai atribut kampanye. Selain melanggar aturan, juga mengganggu lingkungan dan kepentingan umum," kata Saeful, Kamis (24/1/2013).

Imbauan juga sudah disampaikan tim sukses lima pasangan calon sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi antara Panwaslu Kabupaten dan tim sukses yang dihadiri Polres Cianjur, kejaksaan, KPU, Badan Kesbang Pol Kabupaten Cianjur, serta Satpol PP Kabupaten Cianjur.

"Kita telah menginstruksikan kepada tim kampanye pasangan calon untuk segera menurunkan atribut kampanye sebelum masa kampanye tiba. Jika tidak dilaksanakan, maka pemerintah melalui Satpol PP dan pihak keamanan akan menertibkannya," ujarnya.

Surat imbauan menertibkan berbagai atribut kampanye sendiri sudah dilakukan panwas sejak dua pekan lalu. Dia pun mengharapkan kerja sama dari tim kampanye bisa berkoordinasi agar pelaksanaan pesta demokrasi itu berlangsung damai dan aman.

"Kami tidak akan segan menindak setiap pelanggaran," tegasnya.

Saat ini, sambung dia, masyarakat pemilih khususnya di kabupaten Cianjur telah mulai mengerti dan paham terhadap aturan main Pemilu. Artinya apabila pasangan calon sering terekspos banyak melakukan pelanggaran, tentu akan berdampak pada nilai jual dan kepercayaan masyarakat untuk mau memilih pasangan tersebut.

"Masyarakat sekarang sudah pintar dan paham aturan. Jadi jika memang ada yang melanggar, tentunya akan berdampak negatif terhadap pasangan calon itu sendiri," ucapnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.