Jumat, 22 Agustus 2014 | 16:48 WIB
SERBA-SERBI

Makam Prabu Kian Santang Ramai Dikunjungi Politisi

Oleh: Zainulmukhtar
Serba-serbi - Senin, 28 Januari 2013 | 06:15 WIB
Tak hanya kampanye saba kampung, beberapa calon kepala daerah maupun legislatif tak sedikit datang ke kuburan Prabu Kiang Santang. - inilah.com/Zaenulmukhtar

INILAH, Garut - Ada-ada saja tingkah para politisi yang berebut kekuasaan. Tak hanya kampanye saba kampung, beberapa calon kepala daerah maupun legislatif tak sedikit datang ke kuburan Prabu Kiang Santang.

Tujuannya pun beragam, selain menyusuri sejarah atau sekadar berziarah, konon beberapa calon berharap kedatangannya ke kuburan Prabu Kian Santang di Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut juga agar cita-citanya tercapai.

Tak heran, hampir setiap menjelang Pemilukada maupun legislatif, makam yang juga disebut-sebut kuburan keramat Sunan Godog itu, ramai dikunjungi.

Sesepuh Juru Kunci Makam Godog, Endang Achmad Mansyur menuturkan, biasanya para balon datang ke komplek Makam Sunan Godog alias Sunan Rachmat alias Prabu Kian Santang itu pada malam hari. Sehingga keberadaan mereka di sana jarang diketahui warga secara umum.

"Selain tak ingin diketahui warga, mereka datang malam hari agar lebih khusus berdo'a. Tapi biasanya tak sendirian melainkan ditemani rekan atau tim suksesnya," ujar pria akrab disapa Abah Endang itu, Minggu (27/1/2013).

Endang menuturkan, di antara balon kepala daerah yang pernah berkunjung ke Makam Godog tersebut yakni Calon Gubernur Jabar Dede Yusuf bersama rombongan, Balongub Jabar lainnya Irianto MS Syafiuddin alias Yance bersama rombongan. Juga, Calon Gubernur Jabar dari jalur perseorangan, Dikdik Mulyana Arif.

Akan tetapi Endang enggan menyebutkan siapa saja balon Bupati Garut maupun balon anggota legislatif pernah datang ke Makam Godog. Dia hanya menyebutkan, selain para balon kepala daerah dan balon anggota legislatif, Makam Godog pun sering dikunjungi pejabat Pemkab Garut dan Bupati-bupati Garut sebelum Bupati Aceng HM Fikri.

"Yang Abah ingat, dari jaman Taufiq Hidayat, Momon Gandasasmita, Toharudin Gani, Dede Satibi, Agus Supriadi, dan Memo Hermawan, semuanya pernah ke sini. Apalagi Bupati-bupati Garut sebelum mereka. Hanya Aceng Fikri, Bupati Garut yang tak pernah ke sini," kata Abah Endang.

Karenanya, dia mengaku penasaran bertemu dengan Aceng HM Fikri yang menjadi Bupati Garut ke-24 dalam sejarah pemerintahan di Kabupaten Garut itu. Tapi dia menduga kemungkinan besar hal itu tak akan terwujud karena Aceng HM Fikri kini terancam pencopotan dari jabatannya sebagai Bupati Garut. [den]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
PRABOWO-HATTA LANJUTKAN PERJUANGAN
MAHKAMAH Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan terkait sengketa Pilpres. Kubu Prabowo-Hatta kecewa dan tetap melanjutkan perjuangan.
KARIKATUR + Indeks