Rabu, 1 Oktober 2014 | 21:14 WIB
EKONOMI

Buah Impor yang Dicari Konsumen Cuma Durian

Oleh: Dian Prima
Ekbis - Jumat, 1 Februari 2013 | 14:14 WIB
antarafoto.com

INILAH, Bogor - Larangan impor buah-buahan, diprediksikan tidak akan berpengaruh terhadap transaksi pada para pedagang.

Pasalnya, dari 13 produk holtikultura yang dilarang, hanya durian impor saja yang menjadi andalan pedagang dan banyak dicari konsumen. Sementara permintaan konsumen untuk buah seperti pisang, nanas, mangga, dan melon, masing didominasi produk buah lokal.

"Kita melihat larangan impor buah-buahan impor ini tidak memberi pengaruh terhadap transaksi ekonomi di tingkat pedagang. Sebab permintaan konsumen terhadap 13 produk buah impor yang dilarang tidak terlalu besar," jelas Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor Mangahit Sinaga, Jumat (1/2/2013).

Sinaga menjelaskan, produk buah impor yang diburu konsumen hanya sebatas buah durian. Sedangkan untuk komoditas buah-buahan
seperti pisang, mangga, nanas dan melon masih didominasi produk buah lokal.

"Di tingkat pedagang buah, hanya durian saja yang mengandalkan durian impor yaitu durian montong dari Thailand. Jadi adanya larangan impor buah-buahan ini tidak akan menimbulkan pengaruh yang signifikan," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah mengeluarkan aturan penghentian impor buah-buahan. Terdapat 13 jenis buah-buahan impor yang termasuk dalam larangan tersebut.

Masing-masing kentang, kubis, wortel, cabai, nanas, melon, pisang, mangga, pepaya, durian, bunga krisan, bunga angrek dan bunga heliconia. Pelarangan impor produk holtikultura ini berdasarkan Permen Pertanian No 60/2012 dan Permen Perdagangan No 60/2012.

"Kita juga terus memantau perkembangan harga buah-buahan impor maupun lokal ditingkat pedagang. Dan untuk pengaruh dari pelarangan impor buah-buahan ini, kisaran harga masih tergolong stabil," paparnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BBM Naik Rp3.000
PRESIDEN terpilih Joko Widodo sudah menyiapkan kado pertama pemerintahannya. November ini, harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik Rp3.000.
ASPIRASI + Indeks