Jumat, 24 Oktober 2014 | 18:19 WIB
LINTAS JABAR

Pembunuhan Sadis Pasutri di Vila Cipanas Terungkap

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Sabtu, 2 Februari 2013 | 15:34 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Cianjur - Jajaran Polres Cianjur akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan sadis pasangan suami istri di Vila Rose Wood Desa Palasari Kecamatan Cipanas setelah hampir sebulan buron. Diketahui, pelaku berinisial Bar (27), masih merupakan kerabat korban.

Jumat (1/2/2013) pagi hingga malam, Polres Cianjur menggelar rekonstruksi aksi sadis yang dilakukan pelaku terhadap Dadang Irawan dan Tini Suprayogi. Korban tercatat sebagai pasangan suami istri pengusaha konveksi, warga Jalan Aria Cikondang Gang Harapan II RT 02/13 Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur.

Rekonstruksi memeragakan 16 adegan itu berjalan tertib. Rekonstruksi mendapatkan pengawalan personel Dalmas Polres Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Agustri Heriyanto mengatakan, modus pembunuhan sadis yang dilakukan pelaku kemungkinan besar disebabkan penggandaan uang. Pelaku diketahui memiliki utang piutang kepada korban. Pelaku berjanji membayar namun dengan cara melakukan penggandaan uang.

"Namun hingga waktu yang ditentukan tidak jelas pembayarannya. Pelaku pun mulai terdesak. Sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku akhirnya nekat membunuh kedua korban," kata Agustri kepada wartawan, Jumat (1/2) malam.

Berbagai barang bukti yang diamankan, di antaranya asbak kristal berdiameter 20 centimeter, pisau dapur sepanjang 20 centimeter, satu unit mobil, dan uang sebesar Rp130 juta.

"Asbak untuk menghantam kepala Dadang Irawan, dan pisau dapur digunakan menggorok leher Tini Suprayogi," terangnya.

Dari hasil rekonstruksi, kemungkinan besar pembunuhan tersebut sudah direncanakan.

"Pelaku masih merupakan keponakan korban Dadang. Kami berhasil menangkapnya setelah pelaku buron hampir 31 hari. Pelaku ditangkap di Perumahan Bumi Mas Bayubud. Akibat perbuatannya, pelaku yang berprofesi sebagai guru honorer di salah satu sekolah dijerat pasal 340 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. Sementara ini, kemungkinan pelaku melakukan pembunuhannya sendiri," imbuhnya.

Sementara itu, Lisa (47) kakak kandung almarhumah Tini Suprayogi mengaku, selama ini keluarga adiknya dikenal baik dan ramah tidak hanya kepada keluarga tapi juga kepada tetangga.

Selama ini, katanya, kakaknya dikenal tidak memiliki musuh. "Kami kehilangan sosok kakak. Makanya saya senang pelaku bisa tertangkap," katanya.
Dia mengaku tak menaruh dendam kepada pelaku. Namun dia minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Pelaku masih keponakan kakak ipar (Dadang). Kakeknya kakak ipar saya itu masih bersaudara dengan kakek pelaku. Saya kasihan melihat kondisi keponakan saya, Dimas Angga Kusuma, David Candra Kusuma, dan Dela. Kami mengharapkan keadilan bisa ditegakkan," tandasnya. [ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
TARIK-ULUR KABINET JOKOWI
PRESIDEN Jokowi masih belum mengumumkan susunan kabinetnya. Ada tarikmenarik kepentingan dalam proses seleksi.
ASPIRASI + Indeks