Kamis, 21 Agustus 2014 | 11:20 WIB
PENDIDIKAN

Penerapan Kurikulum 2013 untuk SLB Ditangguhkan

Oleh: Evi Damayanti
Umum - Sabtu, 23 Februari 2013 | 07:15 WIB

INILAH, Bandung - Penerapan kurikulum 2013 untuk jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB) akan ditangguhkan. Pelaksanaan akan dilakukan setahun setelah sekolah umum atau tepatnya pada 2014. Ini karena kompleksitasnya kurikulum di SLB.

Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Kemendikbud Dr Mudjito mengatakan meskipun jumlah siswa SLB sedikit, sekitar 116 ribu, tapi dari jumlah varian kecacatannya banyak. Kondisi itu belum lagi jika ditambah kurikulum kompensatoris yang tidak ada di sekolah umum.

Kurikulum itu merupakan kompensasi dari kecacatan. Misalnya kompensasi untuk anak tunanetra harus ada kompetensi untuk mobilitas jadi kurikulum diciptakan sendiri di luar kurikulum sekolah standar pada umumnya. "Kalau di SD jumlah siswanya 30 juta bisa dibuat satu kurikulum standar nasional sedangkan di SLB tidak bisa," akunya.

Menurut Mudjito, akan lebih baik jika penerapan kurikulum 2013 di SLB sedikit mundur tapi pada penerapan 2014 dapat dilakukan secara serempak di semua SLB. Saat ini jumlah SLB sekitar 1.700 memang lebih sedikit dari sekolah umum maka penyelesaian pelaksanaan kurikulum bisa lebih cepat selesai.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyudin Zarkasyi mengatakan, sebanyak 90% sekolah di Jawa Barat sudah siap menyambut pemberlakuan kurikulum baru. Jumlah tersebut ditetapkan berdasarkan nilai akreditasi sekolah di Jawa Barat yang mayoritas sudah bernilai A dan B.

Namun demikian, sesuai keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kurikulum 2013 untuk jenjang sekolah dasar hanya akan diterapkan pada SD yang berakreditasi A dan B. Sedangkan untuk tingkat SLTP dan SLTA 100%akan menerapkan kurikulum baru tahun ini,” ujar Wahyudin.[den]

0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
DJIBRIL COMEBACK
MAUNG Bandung murka. Firman Utina dkk menggasak Persijap Jepara 5-0. Laga itu juga jadi pembuktian striker Persib Djibril Coulibaly.
KARIKATUR + Indeks