Sabtu, 26 Juli 2014 | 01:21 WIB
LINTAS JABAR

Somasi Desak Penuntasan Kasus Korupsi PDAM Cianjur

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Kamis, 28 Februari 2013 | 20:24 WIB
Aksi unjuk rasa di Kantor Kejari Cianjur - inilah.com/Benny Bastiandy

INILAH, Cianjur - Sekelompok massa yang mengatasnamakan Somasi (Solidaritas Masyarakat Sunda Cianjur) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Cianjur di Jalan Dr Muwardi (Bypass), Kamis (28/2). Uniknya, massa yang diperkirakan berjumlah 30 orang itu sengaja mengenakan ikat kepala.

Aksi dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Kejari Ciajur untuk mengusut kasus dugaan korupsi di lingkungan PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur tahun selama 2007-2011. Sebab para pengunjukrasa menilai, penanganan kasus terkesan berlarut-larut. Aksi berlangsung damai. Massa hanya melakukan orasi sambil menghambur-hamburkan kertas seperti uang yang disimbolkan sebagai bentuk dugaan korupsi.

Koordinator aksi, Andi Syarif Hidayatullah menegaskan, proses penyelidikan dan penyidikan atas kasus PDAM tersebut sudah berlangsung sekitar setahun lebih. Namun pihaknya mengaku heran hingga saat belum ada ketetapan hukum terhadap para pelakunya.

"Untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat dan penegakan supremasi hukum, Kejari Cianjur harus sudah memiliki kekuatan hukum tetap untuk menetapkan tersangka dan menangkapnya. Kami yakin, pihak kejari sudah cukup bukti," ungkap Andi dalam orasinya.

Karenanya, tegas dia, kedatangan pihaknya kali ini semata sebagai bentuk dukungan kepada Kejari Cianjur dalam penegakan supremasi hukum atas kasus dugaan korupsi di tubuh satu-satunya BUMD (Badan Urusan Milik Daerah) Pemkab Cianjur itu. "Aksi kita ini sebagai bentuk dukungan terhadap proses penyidikan yang tengah dilakukan pihak Kejari Cianjur," tandasnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cianjur, Haerdin memberikan apresiasi terhadap aksi yang dilakukan massa Somasi tersebut. Menurutnya aksi tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pihaknya dalam menangani kasus PDAM Cianjur yang tengah bergulir.

"Secepatnya kita akan tuntaskan kasus ini dan segera melimpahkan ke pengadilan. Mohon doanya saja, saya dan tim sedang bekerja. Kalau bulan ini bisa digelar, kita akan gelar," kata Haerdin.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks