Senin, 20 Oktober 2014 | 16:39 WIB
LINTAS JABAR

2013, 540 PNS di Pemkab Garut Masuki Masa Pensiun

Oleh: Zainulmukhtar
Priangan - Senin, 4 Maret 2013 | 20:20 WIB
Kantor Pemkab Garut - inilah.com/Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Garut memasuki masa pensiun dalam rentang Januari hingga Desember 2013 cukup banyak, mencapai 540 orang PNS. Sebanyak 8 orang di antaranya merupakan pejabat eselon 2.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKD) Kabupaten Garut, Kostawan mengatakan, dari 540 PNS yang pensiun pada 2013, duapertiganya terdiri dari kalangan guru di lingkungan Dinas Pendidikan.

"Kemungkinan di 2014, jumlah guru yang pensiun lebih banyak lagi. Sebab mereka yang pengangkatan PNS gurunya dilakukan melalui Inpres (Instruksi Presiden RI) pada 1973-an, masuk masa pensiun pada 2014. Yang diangkat guru melalui Inpres itu kan banyak," kata Kostawan kepada INILAH, Senin (4/3).

Menurut Kostawan, kebutuhan Kabupaten Garut terhadap tenaga guru masih sangat besar dengan banyaknya PNS guru yang pensiun tersebut. Akan tetapi, pengangkatan PNS dari kalangan guru/tenaga pendidikan untuk mengisi kekosongan tersebut tak mudah dilakukan. Hal itu karena Kabupaten Garut hingga 2014 belum diberikan jatah pengangkatan CPNSD dari kalangan umum oleh Pemerintah Pusat, pascamoratorium pengangkatan CPNSD berakhir per Desember 2012 lalu. Pasalnya, Garut termasuk daerah yang lebih 50 persen APBD-nya habis untuk alokasi belanja pegawai.

Pengangkatan CPNSD di Kabupaten Garut terjadi selama ini tak serta merta mengisi kekosongan formasi kepegawaian, khususnya tenaga guru. Termasuk dengan diangkatnya 219 CPNSD dari tenaga honorer kategori I formasi 2012 yang SK CPNSD-nya diserahkan baru-baru ini.

"Dari 219 honorer kategori I yang diangkat jadi CPNSD ini, hanya ada satu dari tenaga guru. Selebihnya dari tenaga kesehatan, dan teknis lainnya. Tiap tahun memang begitu. Yang pensiun dengan pengangkatan CPNSD itu susah klop," ujar Kostawan.

Pengangkatan CPNSD untuk Garut, lanjutnya, hanya akan dilakukan melalui testing dari kalangan tenaga kerja honorer katagori II, sebanyak sekitar 5.000 orang, sesuai data base kepegawaian. Sebanyak 3.000 di antaranya dari kalangan guru. Rekrutmen CPNSD dari honorer katagori II tersebut dilakukan untuk formasi 2013 dan 2014. Jumlah PNS di lingkungan Pemkab Garut sendiri saat ini mencapai sebanyak 19.484 orang. Sebanyak 12.000 di antaranya merupakan tenaga guru.

Kostawan menyebutkan, diantara 540 PNS yang pensiun pada 2013, sebanyak 8 orang merupakan pejabat eselon 2. Mereka yakni Dendi Hidayat (Inspektor Kabupaten Garut), Syarifuddin (Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi), Euis Tuti (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana), Sujana Syafe'i (Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah), Farida Susilawati (Sekretaris DPRD Garut), Budiman (Kepala Dinas Perhubungan), Rahmat Wijaya (Staf Ahli Bupati Garut), dan Kostawan (Kepala BKD).

Dua pejabat eselon 2 lainnya segera memasuki pensiun per Januari 2012, yakni Syamsudin (Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan), dan Tatang Hidayat (Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura).

Saat ini, Syarifuddin, Euis Tuti, dan Dendi Hidayat sudah resmi pensiun. Sehingga tiga jabatan Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemkab Garut dalam keadaan kosong. Sejumlah jabatan lain juga dipastikan kosong, menyusul banyaknya pejabat eselon 3 memasuki pensiun pada 2013 ini. Jumlah pejabat eselon 3 yang pensiun tersebut lebih banyak daripada pejabat eselon 2 pensiun.

Namun begitu, Kostawan belum bisa memastikan kapan akan dilakukan pengisian jabatan-jabatan struktural yang kosong tersebut. "Untuk pengisian jabatan kosong, baik rotasi maupun mutasi, kita masih menunggu kepastian penetapan PLH Bupati menjadi Bupati definitif. Mudah-mudahan tidak terlalu lama," ujarnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Pesan Aher untuk Jokowi
Hari ini, MPR melantik Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pun punya harapan terhadap pemerintahan baru mendatang.
ASPIRASI + Indeks