Rabu, 3 September 2014 | 09:07 WIB
SELEBRITAS

Artis Pop Sunda Kenang Dua Tahun Wafatnya Darso

Oleh: Riza Pahlevi
Selebriti - Kamis, 14 Maret 2013 | 06:15 WIB
inilah/Riza Pahlevi

INILAH, Bandung - Tak terasa sudah dua tahun lamanya industri musik pop Sunda kehilangan Darso. Raja pop Sunda bernama asli Hendarso itu wafat 12 September 2011 silam.

Darso memang sudah meninggal dua tahun lalu. Namun, karya-karyanya masih menyimpan magnet tersendiri bagi pencinta musik pop Sunda. Terlebih, para artis DH Production yang menaungi penyanyi dengan panggilan akrab Kang Darso itu.

Di sela-sela aktivitasnya, para artis pop Sunda berziarah ke makam Darso di pemakaman Jalan Warung Lobak, Kampung Cibisoro, Desa Gandasoli, Katapang, Kabupaten Bandung, Rabu (13/3/2013).

Mereka terdiri atas Wina DH, Astria, Salma Kurnia, Santania, Widya Utami, grup Barakatak, Rina Ross, Wina Juliana, Soni Ador dan Ayank Andriani.

Mengenakan pakaian sederhana, mereka terlihat khusyuk memanjatkan doa. Pimpinan DH Production (DHP) Dose Hudayana mengatakan,ziarah ini dilakukan untuk mengenang almarhum sebagai artis besar.

"Almarhum Darso merupakan mitra kerja yang baik bagi selama berada di DHP, dan kami senang serta bangga saat dirinya (Darso) gabung di sini," kata Dose saat ditemui dikediamannya, Jalan Cilengkrang Kota Bandung, seusai berziarah.

Dose menuturkan, sebagai artis besar, Darso sangat profesional dan mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi. Tindakan seperti itu, lanjutnya, patut dicontoh artis-artis pop Sunda yang baru muncul.Lebih lanjut Dose menuturkan, Darso merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki Jabar. Karenanya dia tak ragu menyebut Darso sebagai salah satu penyanyi Sunda yang sangat fenomenal.

Selama lebih dari 48 tahun menggeluti seni musik Sunda, kata dia, Darso banyak mengukir sejarah panjang tentang kejayaan seni pop Sunda. Dia yakin usia karyanya akan lebih panjang dari usia biologisnya.

Beberapa lagu yang didendangkannya seperti Dina Amparan Sajadah, Kabogoh Jauh, dan lagu-lagu beraliran musik calung meroket di pasaran serta menjadi favorit masyarakat Jabar. "Kami selaku rekan ketika Darso berada di bawah DHP, sangat sedih sampai sekarang atas kepergian almarhum Kang Darso. Semoga apa yang ditelurkan di industri musik pop Sunda, dapat menjadi kenangan manis bagi para pencintanya," tandasnya.

Di tempat yang sama, Asep Darso putra sulung almarhum yang juga penyanyi, mengaku terharu dengan kedatangan talenta-talenta DHP ke persemayaman ayahnya. Dia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan ziarah tersebut.

"Darso memang layak disebut sang fenomena, karena memiliki penggemar fanatik di berbagai lapisan di masyarakat. Selain itu, seniman Darso juga konsisten membawakan genre musik yang khas dengan permainan calungnya. Hal ini membuatnya eksklusif dan membedakannya dengan kesenian Sunda lainnya seperti kawih dan pop Sunda lainnya," tutupnya.[den]

Berita Lainnya
2 Komentar
yandi @ Jumat, 20 Juni 2014 | 11:00 WIB saya turut berduka cita atas kepergian beliau semoga arwahnya diterema disisiNYA aamiin,.
yetzz @ Selasa, 2 April 2013 | 15:29 WIB saya sangat sedih ,dngn kenyataan ini :( alm darso bagi saya sosok orng yg sangat saya kagumi , saya berharap bisa duet dengan beliau , namun harapan itu hanyalah mimpi . harapan saya ke 2 , saya ingin bertemu dngn artis'' DHP . apakah mungkinnnnn ?? smoga harapan ini bukan menjadi mimpi saya lg :( #HURIP SUNDA#
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
DPRD Baru Kawal Pemprov
SEBANYAK 100 anggota DPRD Jabar resmi dilantik. Ahmad Heryawan berharap, para wakil rakyat bisa bersanding membangun Jabar.
ASPIRASI + Indeks