Kamis, 23 Oktober 2014 | 09:14 WIB

Buku Penjas di SD Cimahi Disinyalir Berbau Porno

Oleh: Jaka Permana
Bandung raya - Kamis, 14 Maret 2013 | 16:45 WIB
Buku Penjas yang berbau porno dan kata-kata tidak senonoh. - inilah.com/Jaka Permana

INILAH.COM, Cimahi - Buku pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk diajarkan kepada siswa kelas V SD disinyalir berbau porno dan kata-kata tidak senonoh.

Padahal, buku tersebut merupakan buku paket yang diterbitkan pusat perbukuan dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Sepintas buku setebal 130 halaman itu tidak terlihat berbau tak senonoh. Tapi beberapa materi di dalamnya memuat pemaparan materi yang tak pantas untuk siswa SD.

Hal tersebut membuat para orang tua geram terhadap buku yang ditulis Farida Mulayaningsih dkk tahun ajaran 2012-2013 itu. Pasalnya, pada Bab V halaman 45 para orang tua menilai ada kata-kata yang tak senonoh untuk diajarkan pada siswa.

"Dalam bab tersebut memuat pemaparan mengenai kesehatan reproduksi juga mengenai bentuk pelecehan seksual," ujar Fery (39) salah seorang orang tua siswa kepada wartawan, Kamis (14/3/2013).

Dia mengatakan, buku tersebut ditemukan di beberapa SDN di Kota Cimahi seperti SDN Padasuka 1, SDN Padasuka 2, SDN Padasuka 3, SDN Cibabat Mandiri 1, SDN Cibabat Mandiri 2, dan SDN Cibabat Mandiri 3.

Hingga saat ini para orang tua pun meminta penjelasan dari pihak sekolah ataupun dinas terkait mengenai keberadaan buku tak layak konsumsi itu. Fery mengatakan, dalam buku tersebut dijelaskan terkait alat kelamin, bentuk-bentuk pelecehan seksual yang akan memberikan pemahaman berbeda bila dibaca anak SD.

"Kami jelas mempertanyakan apakah buku tersebut sudah dikaji atau belum. Selain itu buku tersebut masuk dalam kurikulum atau tidak," cetus dia.

Menurut dia dalam buku tersebut dikatakan yang masuk pelecehan seksual seperti siulan nakal dari seorang laki-laki kepada perempuan, main mata, komentar yang berkonotasi seks, lelucon-lelucon cabul, julukan, hinaan, atau komentar yang tidak senonoh.

"Jelas hal itu menurut kami berdampak negatif pada anak. Anak saya juga selalu menanyakan persoalan tersebut," jelas dia.

Tak hanya orang tua siswa, Guru Studi Penjaskes Kelas V SDN Cibabat Mandiri 1, Tati Sumiati mengakui jika buku paket tersebut terkesan janggal. Bahkan setiap memberikan materi kepada siswanya Tati selalu meringkasnya agar tidak terkesan senonoh.

"Memang dalam bab V ini cenderung bukan untuk anak-anak melainkan untuk orang dewasa. Kami juga akan melaporkan masalah ini ke dinas terkait karena banya orang tua yang mempertanyakan," kata dia. [ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
PERSIB KE SEMIFINAL
PERSIB menaklukkan Persebaya 3-1 di Stadion si Jalak Harupat. Di atas kertas, Persib sudah menggenggam tiket ke semifinal Kompetisi ISL.
ASPIRASI + Indeks