Selasa, 29 Juli 2014 | 07:33 WIB
EKONOMI

1 April, Jadwal KA dari Bandung Berubah

Oleh: Gingin Tigin Ginulur
Ekonomi - Kamis, 21 Maret 2013 | 07:15 WIB

INILAH, Bandung Ini bukan April Mop yang biasa diperingati setiap 1 April. Meski jatuhnya 1 April, pengguna kereta api di Kota Bandung wajib percaya. Sebab, mulai hari itu PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengganti jadwal perjalanan kereta api.

Dengan pemberlakuan jadwal baru itu, PT KAI mengklaim waktu tempuh hampir semua KA penumpang menjadi lebih cepat beberapa menit. Perubahan jadwal kereta api itu disampaikan Vice President PT KAI Daop 2 Bandung Pudjo Leksono dalam rilis yang diterima INILAH, Rabu (20/3/2013).

Menurut Pudjo, pergantian ini disesuaikan dengan perkembangan kinerja dan pelayanan perusahaan yang terus meningkat. Sebut saja mulai dari ticketing system, boarding system, perbaikan dan penambahan fasilitas di stasiun maupun perbaikan sarana kereta.

"Yang paling urgent untuk pergantian jadwal KA ini adalah untuk meningkatkan derajat keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasi kereta api. Kami mohon dukungannya kepada seluruh masyarakat umumnya dan pengguna jasa khususnya, supaya dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) baru ini, perjalanan KA bisa berjalan Aman Lancar dan terkendali," jelas Pudjo.

Berdasarkan surat dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian No KA/407/SK.26/DJKA/2/13 tanggal 25 Februari 2013 tentang pelaksanaan Gapeka tahun 2013, pemberlakuan jadwal kereta api itu akan dimulai per 1 April mendatang.

Pudjo menambahkan, perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berimbas pada berubahnya jadwal perjalanan kereta api adalah hal biasa bagi PT KAI.

Menurut dia, banyak faktor yang menjadi pijakan bagi perubahan ini. Utamanya untuk menyesuaikan perjalanan KA dengan ritme perubahan dan juga tuntutan konsumen demi perbaikan pelayanan secara menyeluruh.

"Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan perubahan Jadwal perjalanan KA misalnya penambahan jumlah perjalanan KA, perubahan waktu tempuh perjalanan KA, dan perpanjangan relasi perjalanan KA sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar agar bersinergi dengan moda transportasi lain dengan memprioritaskan aspek keselamatan dan kenyamanan," terang Pudjo.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Bambang S Prayitno lantas menyampaikan beberapa kereta api yang mengalami perubahan jadwal dan perlu diketahui para pengguna jasa. Total, ada 11 perubahan jadwal kereta api (lihat grafis).

Bambang menambahkan, manajemen PT KAI juga memperhatikan layanan KA Ekonomi, baik jarak jauh, lokal maupun Komuter Bandung raya. Dari total 63 unit kereta/gerbong kelas ekonomi dan Bisnis, 50 kereta/gerbong penumpang dan Kereta Makan sudah berpendingin udara (ber-AC) dan saat ini pun sudah beroperasi.

Kereta-kereta itu adalah 14 unit Kelas Bisnis Argoparahyangan Bandung-Gambir dan KA Malabar Bandung-Kediri-Malang, 32 unit kelas ekonomi baik KA Ekonomi Lokal Bandung Raya, trayek Cicalengka-Bandung-Padalarang PP, KA Ekonomi Lokal Cibatu-Purwakarta PP, KA Patas Padalarang-Bandung-Cicalengka serta kereta ekonomi plus Malabar. Termasuk 4 Kereta Makan, terdiri 2 kelas ekonomi dan 2 kelas bisnis.

Selain itu, lanjut Bambang, PT KAI Daop 2 Bandung tetap konsisten menjalankan kebijakan-kebijakan yang sudah ditetapkan. Pertama, Sistem boarding, yakni ketentuan hanya penumpang bertiket yang diizinkan masuk peron maksimal satu jam sebelum KA berangkat.

Kedua, pemberlakuan pembatasan kapasitas angkut maksimal 100% untuk semua KA jarak jauh dan KA jarak menengah tertentu.

Ketiga, pembelian tiket KA kelas Eksekutif, Bisnis, Ekonomi AC dan non-AC dapat dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan (H-90) melalui kantor pos, agen tiket KA, Indomaret, Alfamart, Railcard & Railbox, Fastpay, Contact Center 121, dan internet reservasi.

"Pembelian tiket melalui internet reservasi yaitu www.kereta-api.co.id, www.tiket.com dan www.tiketkai.com calon penumpang dimanjakan karena dapat memilih tempat duduk sendiri sesuai keinginan. Selain itu larangan merokok di dalam kereta tetap menjadi komitmen PT KAI demi terciptanya kenyamanan penumpang," ujar Bambang.[den]

Berita Lainnya
1 Komentar
irman @ Kamis, 21 Maret 2013 | 09:31 WIB coba ada jalur BANDUNG - CILEGON
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks