Sabtu, 29 November 2014 | 16:37 WIB
LINTAS JABAR

Pencurian Motor di Subang Sempat Naik Drastis

Oleh: Zaenal M
Pantura - Minggu, 24 Maret 2013 | 13:21 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Subang - Selama awal tahun 2013 pengungkapan kasus pencurian roda dua di wilayah hukum mapolres Subang mengalami peningkatan. Meningkatnya kasus pencurian motor, menimbulkan masalah baru berupa penghakiman massa terhadap pelaku yang diduga mencuri motor dan tidak jarang berakhir dengan kematian. Kapolres Subang AKBP Chiko Ardwiatto mengatakan, sejak awal tahun dalam satu bulan, setidaknya 12 kasus curanmor terjadi di wilayah hukum Polres Subang. Pengungkapan tersebut, diiringi dengan sejumlah orang yang diamankan karena diduga menjadi pelaku. "Dari 12 kasus tersebut, 7-10 kasus sudah kami ungkap dan sekarang sudah P21. Kami sangat serius menangani kasus curanmor ini," ungkapnya. Dia mengatakan dengan maraknya kasus pencurian motor di bulan Februari, pihaknya melakukan sejumlah upaya untuk menekan angka kriminalitas di Kabupaten Subang. "Di bulan Maret kasusnya menurun drastis. Sudah banyak kasus yang diungkap dengan mengamankan banyak pelaku dari 40 TKP lebih. Dan pengamanan tersangka ini tidak hanya formalitas saja. Dalam waktu dekat ini berkas kasus ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan," paparnya, Kapolres mengakui, pihaknya mengamankan banyak pihak yang diduga kuat menjadi pelaku curanmor. "Karena saking banyaknya, 2-3 pihak yang diduga pelaku ini terlibat dalam 5-7 kasus curanmor. Saat ini, pihak yang telah kami amankan sudah mencapai 15 orang. Barang buktinya masih kami identifikasi, saya belum bisa katakan jumlahnya. Tapi yang pasti, barang buktinya cukup banyak," ujarnya. Disinggung mengenai maraknya pencurian motor ini melibatkan sindikat atau jaringan pencurian motor, Kapolres mengatakan pemeriksaan yang dilakukan belum mengarah kesana. "Belum mengarah ke sana. Hanya saja, dari beberapa pihak yang kami amankan, ada beberapa orang residivis dengan kasus yang sama," paparnya.[ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
RACHMAT YASIN TAMAT
VONIS sudah jatuh. Penjara 5,5 tahun menanti Bupati Bogor non-aktif Rachmat Yasin (RY). Dia juga didenda Rp300 juta subsider kurungan tiga bulan penjara.
ASPIRASI + Indeks