Kamis, 31 Juli 2014 | 04:13 WIB
LINTAS JABAR

TMA Waduk Jatiluhur Lampaui Ambang Batas Normal

Oleh: Asep Mulyana
Pantura - Selasa, 9 April 2013 | 16:50 WIB
Waduk Jatiluhur - inilah.com/Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Tinggi Muka Air (TMA) di waduk Ir Djuanda Jatiluhur terus naik. Saat ini, ketinggian air sudah melampaui batas normal, yakni 107,20 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meski demikian, pengelola waduk, Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur menilai status waduk tersebut masih dalam batas normal.

Cepat naiknya ketinggian air akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di daerah Bandung dan sekitarnya. Sehingga volume air pada Sungai Citarum sebagai pemasok utama bagi Waduk Jatiluhur bertambah besar.

Selain itu, jumlah air yang masuk jauh lebih besar dibanding yang keluar. Dimana air yang masuk dari Cirata ke Jatiluhur yakni sebesar 369,73 m2/detik. Sedangkan air yang dikeluarkan Jatiluhur ke wilayah hilir yakni sebesar 203,49 m2/detik. Dengan perbandingan itu, otomatis TMA di Jatiluhur cepat naik.

Dalam hal ini, pihak pengelola waduk memperkirakan debit air akan terus naik seiring hujan yang terus menerus turun di wilayah hulu Sungai Citarum.

Direktur Pengelolaan Air, PJT II Jatiluhur, Harry M Sungguh mengatakan, saat ini kondisi air di waduk Jatiluhur dalam keadaan limpas ke sumur pelimpasan (morning glory). Namun demikian, limpasan air dari TMA yang sudah melebihi batas normal, yakni 107 mdpl masih dalam batas normal.

“TMA hari ini sudah melebihi ambang batas normal. Meski demikian, warga yang berada di hilir Citarum, tak perlu khawatir dengan kondisi itu. Sebab, PJT selaku pengelola air akan melakukan sejumlah antisipasi, guna mencegah terjadinya air limpas ke hilir,” ujar Harry di ruang kerjanya, Selasa (9/4).

Salah satu upayanya, terang Harry, pihak PJT akan terus berkoordinasi dengan dua waduk antara lain, Cirata dan Saguling. Kedua waduk tersebut diharapkan tidak mudah mengeluarkan air.

Selain berkordinasi, sambung dia, upaya lain yang dilakukan yakni memaksimalkan lima dari enam turbin agar lebih besar menghasilkan listrik. Ditambah dengan langkah membuka hollow jet (pintu air) untuk mengurangi ketinggian TMA.[ang]

Berita Lainnya
1 Komentar
warsito @ Rabu, 17 April 2013 | 13:07 WIB Agar masyarakat dihihilir sungai Citarum (Karawang & Bekasi) siap dlm hengahadapi banjir, mohon perkembangan ketinggian air dan kapan akan dibuka diinformasikan melalui internet dan stasiun televisi .....trimakasih
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks