Jumat, 28 November 2014 | 00:02 WIB

Bandung Berisik Diizinkan, Laga Persib Dikajiulang

Oleh: Ahmad Sayuti AK
Bandung raya - Selasa, 9 April 2013 | 21:00 WIB
istimewa

INILAH, Bandung - Polrestabes Bandung menyiagakan sebanyak 700 personel untuk kegiatan Bandung Berisik yang akan gelar Sabtu (13/4/2013). Personel dipersiapkan, setelah rekomendasi izin kegiatan dikeluarkan Polrestabes Bandung.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Diki Budiman mengatakan, pada prinsipnya, pihaknya hanya merekomendasikan izin kegiatan. Sedangkan masalah tempat merupakan kewenangan Kodam III SIliwangi.

”Jadi, izin acara Sabtu (Bandung Berisik) kami setujui. Dan kita sudah mempersiapkan personel yang akan melakukan pengamanan nantinya,” papar Diki kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (9/4/2013).

Ia menyebutkan, pada perhelatan even musik akbar tersebut pihaknya menerjukan sebanyak 700 personel keamanan termasuk dukungan dari Polda Jabar dan TNI. Petugas keamanan nantinya bersiaga selain di sekitar panggung acara, juga di lokasi Stadion Siliwangi.

Sementara itu, untuk izin laga Persib yang akan dilaksanakan setelah kegiatan Bandung Berisik, pihaknya masih melakukan pertimbangan. Pasalnya, kondisi Stadion Siliwangi sempat digunakan untuk kegiatan lain. Polisi pun harus mengkaji ulang izin kegiatan laga Persib lawan Persita.

"Sebenarnya, kalau polisi hanya lebih kepada izin kegiatan. Kalau izin tempat atau lokasi ada pada Kodam,” bebernya.

Pada dasarnya, polisi sudah menerima permintaan izin laga Persib lawan Persita di Stadion Siliwangi pada (15/4/2013) dari panitia pelaksana. Namun, mengingat kekhawatiran kondisi lapangan yang tidak bagus atau kurang prima setelah digunakan kegiatan lain.

"Sebenarnya masalah kondisi lapangan itu kan lebih kepada teknis. Bukan urusan polisi. Tapi, kalau kondisi lapangan di Siliwangi ini terganggu atau tidak bisa dipakai, ya ada kemungkinan di Jalak Harupat,” ujarnya.

Diki beralasan, buruknya kondisi lapangan menjadi pertimbangan lantara dikhawatirkan itu berimbas kepada masalah keamanan. Makanya pihaknya mesti koordinasi ulang dengan panpel dan keputusannya bisa ditentukan setelah melakukan koordinasi nanti.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
ORBA BANGKIT LAGI
PEMERINTAH melarang Munas Partai Golkar IX di Bali. Sikap itu menuai reaksi. Orde Baru bangkit lagi?
ASPIRASI + Indeks