Sabtu, 25 Oktober 2014 | 17:09 WIB

Prada Mart Rencanakan Pembunuhan

Oleh: ahmad sayuti
Hukum - Kamis, 11 April 2013 | 12:45 WIB
Sidang tuntutan kasus pembunuhan ibu dan anak dengan terdakwa Prada Mart di Pengadilan Militer II-09 Bandung - inilah.com/Ahmad Sayuti

INILAH.COM, Bandung - Sidang tuntutan kasus pembunuhan ibu dan anak dengan terdakwa Prada Mart di Pengadilan Militer II-09 Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (11/4/2013) dihadiri oleh keluarga korban. Bahkan Ketua Pengadilan Militer Utama Laksamana Muda AR Tampubolon turut menyaksikan.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Letkol CHK Sugeng Sutrisno SH berlangsung di ruang utama. Sebelum membacakan tuntutannya, Oditur militer Letkol CHK Siabudin dan Mayor Sus Asep Saeful Gani membacakan dulu beberapa pasal dakwaan yang dikenakan kepada terdakwa.

Untuk dakwaan primer terdakwa dikenakakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider 388 jo Pasal 55 KUHP ayat 1 dan Lebih Subsider 351 KUHP. "Kedua terdakwa dikenakan Pasal 80 ayat 3 juncto Pasal 1 butir 1 UU No 23/2002," katanya dalam persidangan.

Berbeda dengan sidang di pengadilan negeri, di Pengadilan Militer terdakwa yang merupakan prajurit kesatuan Yonif 303/13/1 Kostrad Kabupaten Garut tidak memakai baju tahanan, tetapi memakai baju dinas lengkap dengan baret dan berdiri tegak di depan majelis.

Seperti diketahui kasus pembunuhan oleh oknum anggota TNI kesatuan Yonif 303 Garut, pada 13 Februari 2013 lalu tersebut berawal saat Sinta yang merupakan teman dekat pelaku meminta pertanggung jawaban atas kehamilan Sinta.

Karena orang tua Sinta tidak terima dengan kehamilan Sinta, orang tua Sinta Hj Popon mendatangi pelaku di markas kesatriannya di Cikajang untuk meminta tanggung jawab. Jika tak mau mengakui kehamilan Sinta, dia akan melaporkan pelaku ke komandannya.

Atas ancaman orang tua Sinta tersebut, korban gelap mata hingga melakukan pembunuhan dengan keji di daerah kebun kentang kecamatan Cikajang. [rey]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
TARIK-ULUR KABINET JOKOWI
PRESIDEN Jokowi masih belum mengumumkan susunan kabinetnya. Ada tarikmenarik kepentingan dalam proses seleksi.
ASPIRASI + Indeks