Jumat, 19 Desember 2014 | 11:35 WIB
LINTAS JABAR

Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Terus Digenjot

Oleh: Vera Suciati
Priangan - Kamis, 18 April 2013 | 18:21 WIB
ilustrasi

INILAH, Sumedang - Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu, Subagus Dwi Nurjaya mengaku akan mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan jalan bebas hambatan Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Percepatan dilakukan dengan meningkatkan koordinasi dan kerjasama bersama Panitia Pembebasan Tanah (P2T), Badan Pertanahan Negara (BPN), dan pihak pemerintahan secara umum di Kab Sumedang.

Meski akan dipercepat, namun upaya ini justru lebih banyak menuai masalah. Pasalnya, pembebasan lahan masih minim dukungan. Baik dari pihak Pemkab Sumedang, P2T, maupun di tataran pemerintahan setempat atau kepala desa.

“Pihak satker akan mendorong semua pihak untuk mempercepat pembebasan lahan yang seharusnya didukung dari berbagai pihak. Baik bupati, P2T, maupun di tataran pemerintahan setempat atau kepala desa yang saat ini minim,” kata Dwi usai melakukan pertemuan dengan P2T dan berbagai pihak yang berkaitan di Ruang Manglayang, kantor Pemkab Sumedang, Kamis (18/4/2013).

Menurut Dwi, pembangunan jalan tol masih terkendala lahan yang belum dibebaskan. Sebagian besar panjang jalan yang akan dibangun sepajang 60,28 km dari Cileunyi (Bandung) hingga Dawuan (Majalengka) sebagian besar belum dibebaskan.

Saat ini, pembangunan fisik dilakukan untuk seksi II dari Rancakalong (Sumedang) hingga Ciherang (Sumedang). Pembangunan fisik masih terus berjalan. Namun, pembangunan fisik di seksi II yang sudah kontrak pembangunan sepanjang 6,5 km, sebesar 0,4% belum dibebaskan dan setidaknya berada di dua titik, yaitu di Pamulihan dan Ciherang.

Disebutkan Dwi, Surat Perintah Kerja (SPK) untuk pembangunan jalan bebas hambatan seksi II sepanjang 6,5 km pun sudah turun. Namun, sekitar 0,4 persen dari 100% luas yang sudah dikontrak masih belum dibebaskan. Sedangkan panjang seluruhnya seksi II yakni 17,2 km, sedangkan panjang yang baru dibebaskan sekitar 6,5 km.

“Dari luas 100 % yang sudah dikontrak (6,5 km), ada 0,4 % yang belum dibebaskan. Lokasi yang belum dibebaskan tersebut ada di tengah sehingga alat-alat berat tidak bisa masuk atau lahan tidak bisa disentuh. Namun, pembangunan tetap berjalan. Lahan yang belum dibebaskan bisa dilewat dulu,” kata Dwi.

Dia melanjutkan, target untuk pembebasan lahan seksi I dan seksi II diharapkan bisa selesai tahun 2013 tahun ini. Setelah pembebasan lahan selesai tahun ini, pada akhir tahun 2013 atau mulai 2014 bisa dilakukan kontrak pembangunan fisik hingga 2016.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
PUTING BELIUNG KEPUNG BANDUNG
PUTING beliung menerjang kawasan Bandung Timur. Puluhan rumah rusak, jalanan macet. Seorang nenek, tewas tertimpa bangunan.
ASPIRASI + Indeks