Kamis, 2 Oktober 2014 | 07:19 WIB

Hot and Sexy Caleg

Oleh:
Fokus inilah - Sabtu, 27 April 2013 | 09:00 WIB
ilustrasi

INILAH, Bandung - Postur politik Indonesia periode 2014-2019 pasti bakal jauh lebih hot dan lebih sexy dibanding era–era sebelumnya. Kurang yakin? Buka saja situs resmi Komisi Pemilihan Umum: www.kpu.go.id. Lalu klik pencarian dan ketik daftar calon sementara.

Total ada 6.576 nama yang masuk Daftar Caleg Sementara (DCS) DPR-RI yang berasal dari 12 partai politik peserta Pemilu 2014. Dengan sedikit kesabaran memelototi nama-nama tersebut, kita sudah memperkirakan bakal seperti apa pentas politik kita di masa depan.

Kepala botak, kumis baplang, janggut panjang,dan perut buncittidak akan dominan lagi. Sebab dari jumlah tersebut, terdapat 2.434 orang nama perempuan. Dan beberapa di antaranya adalah para penyandang sebutan hot, sexy,dan berani.

Begitu juga sejumlah nama yang terdapat dalam DCS pria. Dari 4.142 nama, tidak sedikit sosok yang selama ini mengisi dunia infotainment nasional. Beberapa di antaranya tergolong artis berondong yang digila-gilai remaja putri dan digandrungi para ibu rumah tangga.

Memang itu masih sementara. Cuma DCS. KPU masihharus memverifikasi terhadap syarat pengajuan pencalonan dan syarat bakal calon. Verifikasi berlangsung dari 23 April sampai 6 Mei 2013. Hasilnya akan disampaikan kepada masing-masing partai politik pada 7-8 Mei.

Namun, seandainya mereka lolos verifikasi dan masuk dalam daftar calon tetap, tidak tertutup kemungkinan mereka bakal menggusur para kader yang kiprahnya dalam dunia politik sudah bangkotan.

Tidak sulit membayangkan bagaimana reaksi kelompok pemilih mengambang ketika, misalnya, Partai Persatuan Pembangunan menyodorkan nama-nama seperti Angel Lelga dan Lyra Virna untuk dipilih di antara deretan sosok politikus kawakan yang –maaf– hanya enak dipandang lewat sedotan.

Di mata pemilih yang tidak punya keterkaitan apa-apa dengan partai, nama-nama seperti Gisella Anastasia dan Gading Marten dari Partai Amanat Nasional, atau Arzetti Bilbina, Iyeth Bustami dan Ridho Rhoma dari Partai KebangkitanBangsa, pasti lebih menawan.

Tapi, apa pun yang terjadi, membeludaknya partisipasi kalangan artis dalam pesta demokrasi nanti bukanlah sebuah fenomena, melainkan tuntutan alam. Zaman telah berubah. Politik tidak lagi mesti kelihatan sangar.

Di belahan mana pun di dunia ini, partai-partai politik tidak lagi sekadar mengutamakan otak dan kekuasaan atau kekuatan. Tapi juga keelokan. Terlalu banyak contoh yang bisa disebut. Tidak ada salahnya para artis punya ambisi politik. Juga tak masalah partai politik menggandrungi artis. Merekrut artis sebagai caleg seribu kali lebih baik daripada merekrut terpidana, mantan terpidana,dan calon terpidana.

Kita tahu secara politik mereka masih mentah. Tugas partai untuk bikin mereka matang secara politik,juga secara moral dan intelektual hot and sexy. [den]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BBM Naik Rp3.000
PRESIDEN terpilih Joko Widodo sudah menyiapkan kado pertama pemerintahannya. November ini, harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik Rp3.000.
ASPIRASI + Indeks