Sabtu, 20 Desember 2014 | 09:11 WIB
LINTAS JABAR

Sungai Cikijing-Cimande Jadi Prioritas Normalisasi

Oleh: Vera Suciati
Pantura - Minggu, 28 April 2013 | 17:23 WIB
ilustrasi

INILAH, Sumedang - Dua sungai yang merupakan anak sungai Citarum penyebab banjir di daerah Jatinangor akan dinormalisasikan seiring dengan upaya normalisasi sungai Citarum yang merupakan program pusat senilai Rp 10 triliun. Dua sungai tersebut adalah Sungai Cikijing dan Sungai Cimande.

“Dua sungai yang melintas di Jatinangor ini kan menjadi penyebab banjir karena sungai mengalami penyempitan dan air keluar ke pemukiman penduduk, nah saat ini dua sungai ini akan ikut dinormalisaskan seiring dengan normalisasi sungai Citarum bersama sembilan anak sungai lainnya,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Minggu (28/4/2013).

Menurut Heryawan, meski meluapnya air di sungai ini turut diperparah dengan menurunnya daya serap tanah di sekitar Jatinangor, Cimanggung dan sekitarnya, namun dengan upaya normalisasi akan membantu memperluas daya serap air.

“Dana yang dikerahkan untuk normalisasi sungai Citarum sebesar Rp 1,3 triliun yang dikucurkan dalam tiga tahun mulai 2011 sampai 2013. Dalam dana tersebut prioritas dua anak sungai di Jawa Barat adalah di wilayah Sumedang yaitu Sungai Cikijing dan Cimande,” katanya yang meminta pihak pelaku industri bisa berperan serta dalam program pusat ini dengan tidak melakukan pembangunan di atas aliran sungai.

Sungai Citarum mengaliri 12 wilayah administrasi kabupaten dan kota. Citarum menyuplai air untuk kebutuhan penghidupan 28 Juta masyarakat. Sungai ini menjadi sumber air minum untuk masyarakat di Jakarta, Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Bandung.


Sungai dengan panjang sekitar 269 km mengaliri areal irigasi untuk pertanian seluas 420.000 hektar. Citarum juga merupakan sumber dari denyut nadi perekonomian Indonesia dengan hamparan industri yang berada di sepanjang sungai Citarum.

Dengan digulirkannya program normalisasi sungai Citarum, pemprov pun kini fokus pada reboisasi sungai di seputar Jawa Barat.

“Sekitar 90 persen kebutuhan dana untuk program perbaikan saluran irigasi reboisasi sungai, penataan sub das sungai kami penuhi dari bantuan keuangan provinsi,” kata Heryawan.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sudjatmoko yang juga hadir dalam acara kunjungan gubernur menyatakan bahwa program perbaikan irigasi dan reboisasi sungai di Sumedang sebagian besar didanai dari bantuan keuangan provinsi, melalui berbagai sumber dana seperti dana alokasi khusus bidang ke-PU-an.[ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BANJIR RENDAM TUJUH KECAMATAN
PUTING beliung pergi, banjir datang menyongsong. Tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung tergenang air.
ASPIRASI + Indeks