Rabu, 22 Oktober 2014 | 01:18 WIB
PENDIDIKAN

Kurikulum 2013 Tinggal Diimplementasikan

Oleh: Jaka Permana
Umum - Selasa, 30 April 2013 | 18:50 WIB
ilustrasi

INILAH, Bandung - Tim pengembang kurikulum 2013, Prof Dr Said Hamid Hasan menegaskan, jika implementasi Kurikulum 2013 pada Juni mendatang sudah tinggal dilaksanakan. Hingga saat ini tidak ada kendala dalam proses pelaksanaan kurikulum tersebut.

"Kesiapannya saat ini tinggal menunggu buku saja. Bukunya sudah jadi dalam bentuk dummy. Dummy tersebut sudah bisa digunakan untuk pelatihan bagi para guru," kata Hasan usai menghadiri seminar acara BEM Rema UPI di kampus UPI, Jalan Setiabudhi Kota Bandung, Selasa (30/4/2013).

Sebetulnya, kata profesor lulusan UPI itu, dari 2012 lalu persiapan kurikulum 2013 sudah selesai. Termasuk buku untuk pelatihan. Kedepannya buku tersebut akan dibagikan gratis baik untuk sekolah swasta ataupun sekolah negeri.

"SD dan SMP seluruh buku diberikan kepada guru. Tapi untuk SMA hanya tiga mata pelajaran saja yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Sejarah Indonesia," jelas dia.

Hasan menuturkan, jangan salah dalam menyalah artikan jika kurikulum 2013 memaksa peminat untuk masuk IPA pada jenjang SMA/SMK/MA. Hasan menegaskan tidak ada peminatan ingin masuk jurusan apa.

"Untuk penjurusan itu aslinya dari kelas 2 SMP. Itu ada rekomendasi dari BK kemudian ada tes masuk. Jadi jangan keliru soal penjurusan," kata dia.

Selain itu, dia juga menampik jika kurikulum 2013 terlalu dipaksakan. Menurut Hasan, kurikulum ini dilakukan sesuai dengan uji publik.

"Kita mendengar apa yang diinginkan berdasarkan uji publik yang diminta. Oleh karena itu, mata pelajaran tertentu dimasukan dalam kurikulum dan disini tidak ada birokrat yang menjadi pelatih para guru," jelas dia.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Menanti Kabinet Jokowi
RESMI menjabat Presiden, Joko Widodo segera mengumumkan kabinetnya. Ada perubahan setelah dari PPATK dan KPK.
ASPIRASI + Indeks