Kamis, 21 Agustus 2014 | 01:30 WIB
LINTAS JABAR

Penambangan Pasir Besi di Kab Tasikmalaya Tamat

Oleh: Fuad Hisyamudin
Priangan - Kamis, 2 Mei 2013 | 06:15 WIB

INILAH, Tasikmalaya - Pemkab Tasikmalaya memutuskan penghentian aktivitas penambangan pasir besi di wilayah selatan Tasikmalaya, Rabu (1/5).

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum menuturkan, sesuai dengan kesepakatan semua pihak, moratorium pertambangan pasir besi diberlakukan tanggal 1 Mei 2013. "Penambangan pasir besi mulai hari ini (Rabu) dihentikan," kata Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum seusai penandatanganan surat putusan tersebut di kantor bupati, Rabu (1/5).

Uu mengatakan, penutupan penambangan pasir besi sebatas sementara atau dapat kembali beroperasi dalam waktu yang belum bisa ditentukan.

Dia mengungkapkan, putusan itu berdasarkan rekomendasi DPRD Kabupaten Tasikmalaya sejak dua tahun lalu, serta permintaan warga dan ulama yang mendesak Pemkab menghentikan aktivitas penambangan pasir besi. "Putusan ini hasil rapat unsur muspida dan sudah mempertimbangkan segalanya," kata Uu.

Uu menjelaskan, penutupan itu berbeda dengan moratorium sebelumnya yang berlaku bagi perusahaan yang belum dilengkapi izin tambang. Sedangkan putusan penutupan yang baru ditetapkan itu, kata Uu, berlaku bagi semua perusahaan pertambangan pasir besi yang legal atau sudah memenuhi proses perizinan.

"Sekarang semua perusahaan harus berhenti, nanti dibuka sama-sama setelah pengusaha membuat terminal khusus dan membangun pabrik pengolahan pasir besi," katanya.

Jika ada perusahaan masih melakukan penambangan pasir besi, Uu belum dapat memberikan penjelasan sanksi yang akan diberikan. Sementara Pemkab Tasikmalaya, kata Uu terlebih dahulu menetapkan penutupan penambangan, selanjutnya membentuk satuan tugas atau tim terpadu menangani pasir besi. "Kami akan sebijaksana mungkin menyelesaikan permasalahan pasir besi," kata Uu saat ditanya masalah sanksi bagi perusahaan yang tetap melakukan penambangan.

Terkait penambangan pasir besi, beberapa hari sebelumnya massa gabungan juga sempat menyisir truk pengangkut pasir. Aksi massa tersebut sebagai dukungan terhadap Pemkab atas penutupan yang dinilai bisa menyelamatkan lingkungan. [den]

0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
DJIBRIL COMEBACK
MAUNG Bandung murka. Firman Utina dkk menggasak Persijap Jepara 5-0. Laga itu juga jadi pembuktian striker Persib Djibril Coulibaly.
KARIKATUR + Indeks