Jumat, 1 Agustus 2014 | 08:40 WIB
LINGKAR BANDUNG

Inilah Daftar Dosa Kontraktor Nakal Bandung

Oleh: dani r nugraha
Bandung raya - Jumat, 3 Mei 2013 | 17:27 WIB

INILAH.COM, Soreang – Beragam cara dilakukan sejumlah kontraktor mengadali pemberi proyek. Mereka pun masuk daftar hitam di Kabupaten Bandung. Bagaimana modus mereka?

Bupati Bandung, Dadang M Naser menyebutkan kesalahan yang dilakukan oleh 10 perusahaan yang kini masuk daftar hitam itu di antaranya dengan melakukan pengurangan teknik penebalan aspal dan salah dalam pengerjaan sehingga membuat jalan yang diperbaiki menjadi tidak tahan lama.

Bahkan, kata dia, ada juga jual-beli proyek yang telah didapatkan oleh pemenang tender sudah bukan menjadi rahasia umum lagi. Mereka menganggap karena anggaran dari pemerintah sehingga apabila ada pelanggaran pun dianggap hal yang biasa.

“Di Kabupaten Bandung saya ingin tegaskan tidak boleh ada yang seperti itu. Siapapun yang nakal dan bekerja tidak sesuai dengan aturan dan perjanjian akan langsung ditindak,” ujarnya.

Biasanya, kata Dadang, para pemenang proyek itu menjual lagi tender yang didapatkannya kepada perusahaan lain dengan potongan nilai anggaran antara 10 hingga 15%. Jika setiap perusahaan melakukan ini, maka wajar saja apabila kualitas hasil jalan yang dikerjakannya memiliki kualitas di bawah standar.

“Permainan seperti itu tidak boleh lagi terjadi. Perusahan pemenang proyek harus mengerjakannya sebaik mungkin. Kalau seperti itu, rakyat tidak akan pernah merasakan hasil pembangunan,” katanya. [ing]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks