Kamis, 23 Oktober 2014 | 08:34 WIB
OLAHRAGA

Bintang Baru MU Ternyata Dibesarkan Geng Preman

Oleh:
Bola - Senin, 6 Mei 2013 | 18:01 WIB

INILAH.COM, London – Manchester United kedatangan bintang baru, Wilfried Zaha, musim kompetisi mendatang. Siapakah Zaha? Mengejutkan karena dia besar di kalangan geng penjahat di Inggris.

Zaha, 20 tahun, resmi menjadi pemain United pada Januari lalu. Pelatih Alex Ferguson membelinya senilai 15 juta pound dari Crystal Palace, Januari lalu. Di Crystal Palace pula, Zaha menghabiskan waktu tersisa empat bulan dalam status pemain pinjaman.

Meski main di level bawah, Zaha sudah jadi pemain nasional Inggris. Masa depannya cemerlang, bintangnya akan segera berbinar. Tapi, semuanya mungkin akan gelap bagi Zaha seandainya saja dia terperangkap dalam kekerasan hidup kakaknya, Herve.

Herve, 24 tahun, menyebut dirinya pemimpin, atau jenderal, pada sebuah geng preman di selatan London, Don’t Say Nothing. Dikenal dengan singkatan DSN, gerombolan ini bertanggung jawab pada beberapa peristiwa penusukan, penembakan, dan perampokan di selatan London sejak 2007.

Herve pernah menerima hukuman 12 bulan karena peristiwa kriminal yang terjadi pada Juli 2012. Dia, ketika itu, melempari kaca sebuah mobil dengan potongan balok. Mobil tersebut dikendarai seorang perempuan. Dia juga diperintahkan membayar 280 pound sebagai kompensasi.

DSN pertama kali menjadi pembicaraan banyak orang ketika mereka terlibat pertarungan brutal dengan geng rivalnya di sebuah pusat pertokoan di Croydon. Dalam perkelahian itu, alat-alat berbahaya, termasuk tongkat bisbol, melayang kemana-mana. [ing]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
LAGA PENENTUAN
PERSIB menjamu Persebaya di leg kedua babak delapan besar ISL. Kemenangan bakal membawa Maung Bandung ke semifinal.
ASPIRASI + Indeks