Rabu, 30 Juli 2014 | 03:53 WIB
LINTAS JABAR

Siswa Tiga SD di Cianjur Gelar UN di Kelas Rusak

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Selasa, 7 Mei 2013 | 19:13 WIB
ilustrasi - inilah.com

INILAH.COM, Cianjur - Sebanyak 86 siswa di tiga sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur, terpaksa mengikuti Ujian Nasional (UN) di ruangan kelas yang rusak. Padahal, rusaknya ruang kelas sudah lama terjadi, namun hingga pelaksanaan UN berjalan, belum kunjung diperbaiki.

Namun, kondisi tersebut tidak menjadi kendala bagi siswa melangsungkan UN. Tiga SD yang mengalami kerusakan yakni SDN Pasir Munding 2 dan SDN Cibarengkok di Kecamatan Cibeber. Satu lagi SDN Mekarmanah di Desa Mekarjaya Kecamatan Campaka. Pelaksanaan UN di tiga sekolah rusak tersebut berjalan lancar. Tadinya, sejak jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan UN, pihak sekolah merencanakan akan menggelar UN di tempat lain jika kondisi tak memungkinkan.

"Pelaksanaan UN di SDN Cibarengkok berjalan lancar sebagaimana mestinya. Tidak ada peserta yang absen pada hari pertama ujian hingga saat ini," terang Kepala SDN Cibarengkok, Ai Susilawati, Selasa (7/5/2013).

Dia menambahkan, pelaksanaan UN di SDN Cibarengkok diikuti 30 peserta. Beberapa waktu lalu, kegiatan belajar mengajar (KBM) sempat terganggu lantaran SDN Cibarengkok hanya memiliki lima ruang kelas. "Kami sudah mengusulkan perbaikan, tapi bantuan belum juga direalisasi," tuturnya.

Sementara itu, Kepala SDN Mekarmanah, Nunung Maryati menyebutkan, ruang kelas awalnya berada di Kampung Pasirangin. Namun, pada 2009 bencana gempa melanda wilayah tersebut, sehingga ruang kelas ambruk. "Setelah itu, ruang kelas baru dibangun di Kampung Ciparay, tapi tempatnya tidak memungkinkan sehingga bangunan sekolah terancam longsor karena dibangun di atas perbukitan," tuturnya.

Menurut mereka, kondisi sekolah yang rusak dianggap bisa mempengaruhi semangat belajar para siswa lantaran kurang mendukung kegiatan belajar mengajar. Apalagi jika menghadapi UN dari tahun ke tahun. "Kami hanya khawatir jika tempat ini mengurangi semangat belajar para siswa dan berdampak prestasi siswa, terutama nilai UN," pungkasnya.

Pengawas TK/SD Pusbindik Kecamatan Cibeber Een Suhendra membantah ada kerusakan ruang kelas di wilayah kerjanya. Dia memastikan pelaksanaan UN berjalan lancar dan kondusif.

"Jumlah peserta UN tingkat SD di Kecamatan Cibeber sebanyak 2.175 siswa dari berbagai sekolah. Kami pastikan pelaksanaan UN berjalan lancar hingga tanggal 8 Mei nanti," terangnya kepada wartawan.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks