Sabtu, 1 November 2014 | 04:19 WIB

Peresmian Gelora Bandung Lautan Api

Oleh:
Fokus inilah - Sabtu, 11 Mei 2013 | 08:30 WIB
inilah.com/Bambang Prasethyo

INILAH, Bandung - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (BLA) tadi malam diresmikan. Wali Kota Bandung Dada Rosada menyebutnya sebagai soft launching. Bukan pembukaan. Stadion megah yang akan menjadi kandang resmi Persib Bandung ini memang belum bisa dibuka dan dipergunakan.

Maklum, masih ada bolong di sana-sini. Yang paling mencolok adalah kondisi rumput lapangannya. Mirip rambut orang yang baru sembuh dari sakit panas ekstrem. Rumputnya masih tipis dan belum merata. Padahal rumput merupakan syarat nomor satu untuk sebuah stadion sepakbola. Butuh waktu sedikitnya lima-enam bulan lagi bagi Zoysia Matrella (Linn) Merr, jenis rumput kelas satu standar FIFA, untuk tumbuh merata dan siap pakai. Itu pun dengan catatan perawatannya intensif.

Wajar saja jika banyak yang terkejut dengan acara peresmian tersebut. Sebab galibnya, begitu diresmikan, stadion langsung digunakan. Lantas, kenapa Stadion Gelora BLA diresmikan tanpa mengikuti tradisi siap pakai?

Tidak ada yang bisa memberikan jawaban yang masuk akal. Yang jelas, jadwal peresmian stadion yang telah lama dinantikan warga Bandung ini sudah beberapa kali diundur.

Semula, peresmiannya dijadwalkan berlangsung pada malam tutup tahun 2012. Waktu itu pihak penyelenggara acara peresmian telah menyiapkan sederet event yang kira-kira menandingi gebyar pembukaan Olimpiade. Bahkan diharapkan bisa lebih meriah karena bertepatan dengan pesta Malam Tahun Baru. Acara pembukaan akan ditandai dengan pertandingan persahabatan antara Persib Bandung lawan Brisbane Roars dari Australia. Setelah itu, hadirin akan dihibur oleh 9 artis top asal Bandung dan 999 penari. Acara penutupnya: pelepasan 999 kembang api raksasa.

Bak kisah Menunggu Godot, Malam Tahun Baru di stadion yang terletak di Gedebage itu berlalu dalam keadaan gelap gulita. Peresmian diundur karena proyek urung rampung sesuai jadwal.

Jadwal selanjutnya adalah 8 Mei 2013. Namun, Dada berubah pikiran. Alasannya, karena kalau peresmian diadakan pada hari kerja bisa mengganggu rutinitas kerja. Akhirnya, tadi malam berlangsunglah sebuah peresmian yang terasa hambar, tanpa gelora dan terkesan dipaksakan.

Pertanyaannya, kenapa dipaksakan? Hanya Wali Kota Bandung yang bisa menjawabnya. Barangkali, memang tidak cukup waktu bagi H Dada Rosada untuk menunggu sampai stadion 100% rampung mengingat keterbatasan sisa masa jabatannya. Selain itu, dia juga berada dalam status pencekalan KPK sehubungan dengan kasus korupsi dana bansos yang telah menjerat sejumlah bawahannya.

Tapi, apa pun alasannya, kita patut menyampaikan apresiasi bahwa akhirnya Kota Bandung memiliki stadion yang sangat representatif. Semoga soft launching ini memacu pihak kontraktor untuk mempercepat penyelesaian Stadion Gelora BLA. Persib, para bobotoh, dan segenap warga Bandung semua sudah terlalu lama menunggu.[den]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
KOALISI JOKOWI TERBELAH
MAKIN runcing saja kisruh di tubuh DPR. Kubu KIH tetap menggelar rapat paripurna perdana DPR tandingan. Namun Pramono Anung tak mau hadir.
ASPIRASI + Indeks