Selasa, 2 September 2014 | 06:24 WIB

BUMN Terlibat Proyek Fiktif dengan HS, PT Telkom?

Oleh: Jaka Permana
Hukum - Selasa, 14 Mei 2013 | 19:20 WIB
istimewa

INILAH.COM, Bandung - PT Telkom Indonesia disebut-sebut sebagai BUMN yang bekerja sama dengan HS, Direktur lima perusahaan yang diduga melakukan proyek fiktif anggaran rutin. Meski begitu, Kejari enggan menyebutkan BUMN yang dimaksud tersebut adalah PT Telkom.

Sebelumnya, Kejari meringkus HS dan empat karyawannya di kantornya di Jalan Bengawan no 59 Kota Bandung, Selasa (14/5/2013) sekitar pukul 09.15 WIB. HS diduga terlibat korupsi proyek fiktif dana anggaran rutin dari salah satu BUMN terbesar di Indonesia.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandung, Febrie Adriansyah belum bisa memberitahukan nama BUMN tersebut. "Kalian mungkin bisa menyimpulkan sendiri," kata Febrie kepada wartawan saat jumpat pers di Kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Selasa (14/5/2013).

Namun, sumber dari Kejari Bandung menyebutkan jika HS sejak 2010 lalu bekerjasama dengan karyawan PT Telkom Indonesia untuk membuat Nota Pesanan Fiktif. Pesanan tersebut berupa pengadaan souvenir dan perjalanan dinas karyawan PT Telkom.

HS sendiri merupakan Direktur Utama dari lima perusahaan, PT Dimensi Kaya Perkasa, PT Tri Utama Jaya, PT Cahaya Harmoni, PT Arco Tritama Jaya, dan CV Bintang Anugerah.

Hal tersebut juga diperkuat dengan kedatangan dua orang dari PT Telkom Indonesia yang hadir dalam jumpa pers di kantor Kejari tersebut. Salah satunya adalah juru bicara dari PT Telkom, Zas Rizal.

Rizal mengaku sengaja datang ke acara jumpa pers Kejari karena ingin mendengarkan pernyataan dari Kajari mengenai kasus penangkapan serta penggeledahan di kantor HS. Ia enggan berkomentar ketika ditanya apakah perusahaan HS rekanan dari PT Telkom.

"Saya belum bisa berkomentar. Tapi tadi Kajari bilang itu salah satu perusahaan BUMN," jelas Rizal.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Tugas Lama DPRD Baru
HARI ini, Senin (1/9), 100 anggota DPRD Jabar terpilih periode 2014- 2019 dilantik di Gedung Merdeka, Kota Bandung. Pekerjaan Rumah pun menanti mereka membangun Jabar masa depan.
ASPIRASI + Indeks