Minggu, 21 Desember 2014 | 12:21 WIB

Dada Pertanyakan Tokoh Penolak Pembangunan Baksil

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Metro bandung - Rabu, 15 Mei 2013 | 19:20 WIB
Babakan Siliwangi (Baksil) - inilah.com

INILAH.COM, Bandung - Pemkot Bandung tetap berpegangan pada pembangunan ekonomi berkelanjutan di Babakan Siliwangi (Baksil) selama tidak mengganggu aspek sosial dan lingkungan. Artinya PT Esa Gemilang Indah (EGI) tetap diperbolehkan membangun di bekas tapak lama restoran yang terbakar.

"Kalau dari saya, tetap pada posisi pembangunan berkelanjutan. Kan sudah jelas, mana yang boleh dibangun dan mana yang tidak boleh. Nah PT EGI boleh membangun di tapak lama bekas restoran. Dulu kan ada restoran juga disana," ujar Wali Kota Bandung Dada Rosada usai pencanangan kawasan Pusat Perbelanjaan dan Pengembangan Sumber Ekonomi Rakyat (P3SER) di Pasar Gedebage, Rabu (15/5/2013).

Dada menolak tudingan bahwa rencana pembangunan restoran di Babakan Siliwangi telah mengusik dan melukai hati masyarakat Sunda.

"Hutan kota itu penunjang kegiatan lain. Dimana-mana yang namanya hutan kota juga begitu, sebagai penunjang. Jadi tetap boleh ada bangunan selama sesuai prosedur," tegasnya.

Soal penolakan dari sejumlah tokoh masyarakat, Dada balik mempertanyakan munculnya gerakan tersebut. "Itu yang ada di belakangnya siapa?" kilahnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BANJIR RENDAM TUJUH KECAMATAN
PUTING beliung pergi, banjir datang menyongsong. Tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung tergenang air.
ASPIRASI + Indeks