Sabtu, 25 Oktober 2014 | 14:01 WIB
LINTAS JABAR

25 Kades Garut Incar Kursi Legislatif

Oleh: nul zainul mukhtar
Priangan - Rabu, 22 Mei 2013 | 18:17 WIB
ilustrasi - inilah.com/Zainulmukhtar

INILAH.COM, Garut –KPU Kabupaten Garut siap mencoret kepala desa maupun PNS yang tak menyertakan surat pengunduran dirinya dari jabatan, sebagai anggota legislatif.

Hal itu ditegaskan Ketua KPU Kabupaten Garut, Aja Rowikarim, kepada INILAH di sela Penerimaan Perbaikan Berkas Persyaratan Calon Anggota DPRD Kabupaten Garut 2014-2019 di Sekretariat KPU Kabupaten Garut Jalan Suherman, Rabu (22/5/2013).

"Kalau caleg baru ketahuan masih sebagai kades atau PNS ketika sudah tercantum di DCT, langsung kita coret. Begitu pun ketika di DCS ada laporan masyarakat bahwa caleg masih kades atau PNS, ya dicoret. Kita akan kosongkan yang bersangkutan di DCT," tegasnya.

Kades yang mencalonkan diri sebagai anggota DPRD di Kabupaten Garut sendiri, lanjut Aja, tercatat sebanyak 25 orang, dan PNS sebanyak 2 orang.

Lebih jauh Aja menyebutkan, risiko kegagalan pencalonan justeru lebih besar jika menimpa caleg perempuan. "Jika ada seorang saja caleg perempuan tak memenuhi syarat pencalonan di satu Dapil (Daerah Pemilihan) maka seluruh caleg dari partai yang sama di Dapil tersebut dinyatakan gugur," jelasnya.

Berkaitan penyerahan perbaikan berkas caleg sendiri, kata Aja, hampir semua partai, baru menyerahkan hasil perbaikan berkas calegnya pada hari terakhir, Rabu (22/5), kecuali Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"PBB (Partai Bulan Bintang) sebenarnya sempat menyerahkan perbaikan berkas calegnya kemarin (Selasa, 22/5/2013), tapi dikembalikan karena masih ada kekurangan," ujarnya.

Menurut Aja, KPU sendiri sebelumnya mengembalikan 100% berkas caleg dari seluruh parpol peserta Pemilu di Garut karena ada ketidaklengkapan dalam persyaratan diajukan. [ing]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
TARIK-ULUR KABINET JOKOWI
PRESIDEN Jokowi masih belum mengumumkan susunan kabinetnya. Ada tarikmenarik kepentingan dalam proses seleksi.
ASPIRASI + Indeks