Sabtu, 1 November 2014 | 05:49 WIB
LINTAS JABAR

Pilwakot, PKS Masih Menimbang Pendamping Ru'yat

Oleh: Dian Prima
Pakuan - Rabu, 29 Mei 2013 | 14:59 WIB
Ahmad Ru'yat - istimewa

INILAH, Bogor - DPD PKS Kota Bogor masih menimbang-nimbang siapa pendamping Ahmad Ru'yat dalam Pilwalkot Bogor 2013. Beberapa nama sudah mulai masuk incaran namun belum ditetapkan.

"Kita masih melakukan pematangan untuk sosok wakil pa Ru'yat dalam pilwalkot mendatang. Mungkin akhir Mei atau awal Juni sudah kita tetapkan siapa pendamping beliau, sekaligus mendeklarasikan pasangan yang kita usung, ujar Sekretaris Tim Pemenangan PKS Kota Bogor, Najamudin, Rabu (29/5/2013).

Beberapa nama yang sempat mencuat untuk mendampingi Ru'yat diantaranya, Aim Hermana, Ade Syarif, Andi Surya, Ifan Hardiyanto dan istri walikota Fauziah Budiarto. Santer terdengar nama Aim yang saat ini menjabat Sekdakot Bogor akan digandeng Ru'yat.

"Belum ada ketetapan tersebut. Semua masih dalam pembahasan. Semua juga berpeluang sama dan masih hitungan kami untuk bisa memenangkan pilwalkot. Tetapi keputusan tetap berada di DPP PKS," jelasnya.

PKS juga masih mengintip kemungkinan untuk berkoalisi. Meski kuota untuk mengusung calon bisa dilakukan sendiri tanpa berkoalisi.
"Kita masih melihat peluang untuk berkoalisi dengan partai lain. Dan kita juga terus berkomunikasi dengan partai lain untuk menjajagi koalisi," jelas Naja.

Naja juga menyebutkan optimis, koalisi di pilgub masih bisa berlanjut di pilwalkot. Dalam pilgub, PKS berkoalisi dengan PPP, Hanura dan PBB. Direncanakan koalisi tersebut akan diupayakan tercipta di Kota Bogor.

"Tidak tertutup kemungkinan kita berkoalisi, dan koalisi di pilgub bisa terjadi juga di pilwalkot. Dengan berkoalisi tentu akan menjadi kekuatan tersendiri dalam pilwalkot mendatang," papar Naja. [ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
KOALISI JOKOWI TERBELAH
MAKIN runcing saja kisruh di tubuh DPR. Kubu KIH tetap menggelar rapat paripurna perdana DPR tandingan. Namun Pramono Anung tak mau hadir.
ASPIRASI + Indeks