Sabtu, 1 November 2014 | 19:25 WIB
LINTAS JABAR

Prolegda 14 Raperda di Cianjur Disosialisasikan

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Kamis, 30 Mei 2013 | 16:48 WIB

INILAH.COM, Cianjur - Program Legislasi Daerah (Prolegda) yang memberikan gambaran objektif tentang kondisi umum mengenai pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dinilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur penting disosialisasikan kepada masyarakat. Sebab nantinya Raperda itu akan disahkan menjadi Perda yang nantinya mengakomodasi kepentingan masyarakat.

"Secara operasional, Prolegda memuat daftar Raperda yang disusun berdasarkan metode dan parameter tertentu," kata Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh ketika membuka kegiatan Sosialisasi Prolegda di Aula Gedung Korpri, Jalan Raya Bandung, Kamis (30/5/2013).

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu, Prolegda merupakan pedoman dan pengendali penyusunan Raperda yang mengikat lembaga yang berwenang (Pemerintah Daerah dan DPRD) untuk membentuk Perda.

"Karena itu, Prolegda dipandang penting untuk menjaga agar produk peraturan perundang-undangan daerah tetap berada dalam kesatuan sistem hukum nasional," ujarnya.

Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab Cianjur, Heri Suparjo didampingi Kepala Subbagian Peraturan Perundang-undangan, Endan Hamdani memaparkan, Prolegda di Cianjur ditetapkan berdasarkan keputusan DPRD Nomor 172.2/01/DPRD/2013. "Keputusan tersebut menghasilkan 14 raperda untuk dilakukan pembahasan lanjutan," kata Heri.

Dari 14 raperda itu, kata Heri, sebanyak 7 raperda di antaranya merupakan inisiatif DPRD dan 7 lainnya usulan dari ekeskutif.

"Sebanyak 7 rapeda inisiatif DPRD itu yakni, raperda investasi daerah, pelayanan publik, penyelenggaraan wakaf, antimiras, pemberdayaan pendidikan diniyah, penanganan masalah kesejahteraan sosial, pengendalian dan penanganan penyakit masyarakat. Sedangkan 7 raperda usulan dari eksekutif itu yakni, Raperda Ketenagalistrikan, Rencana Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Cidaun, Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Cilaku, Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Cikalongkulon, serta Bangunan dan Pemberdayaan KUKM," pungkasnya.[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
KOALISI JOKOWI TERBELAH
MAKIN runcing saja kisruh di tubuh DPR. Kubu KIH tetap menggelar rapat paripurna perdana DPR tandingan. Namun Pramono Anung tak mau hadir.
ASPIRASI + Indeks