Kamis, 31 Juli 2014 | 12:21 WIB
SERBA-SERBI

Tak Punya Baju, Abah Sam'i Berbusana Wanita

Oleh: Andriansyah
Serba-serbi - Rabu, 12 Juni 2013 | 09:30 WIB
Abah Sam'i - Inilah.com/Andriansyah

INILAH.COM, Pangandaran - Abah Sam'i (80) hidup sebatang kara. Dia tinggal di gubuk kecil berukuran 2x2 meter. Sehari-hari, Abah kerap mengenakan pakaian perempuan.

"Semasa hidup, abah selalu berpakaian perempuan. Padahal dia itu seorang laki-laki. Hingga saat ini belum pernah ada perhatian dari pihak pemerintah. Setidaknya memberikan tempat tinggal yang layak buat Abah," harap Idah Rosidah (43), seorang kader di Dusun Cibunian RT 01/07 Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran kepada INILAH, Selasa (11/6/2013).

Sementara itu, Nining (45) seorang warga setempat mengaku prihatin melihat kondisi Abah yang sakit karena belum makan.

"Masyarakat memberikan beras, uang dan makanan. Karena masyarakat kasihan terhadap Abah. Karena Abah tidak mempunyai keluarga dan hidup sebatang kara. Sementara itu di gubuknya tidak memiliki peralatan makan karena peralatan maupun barang miliknya selalu ditukar dengan beras untuk makan," ujarnya.

Abah Sam'i adalah warga Dusun Cibunian RT 01/07 Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Dia tinggal jauh dari permukiman warga. Sudah tiga tahun, Abah tinggal di gubuk yang dibangun warga. [gin]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks