Rabu, 1 Oktober 2014 | 21:18 WIB
LINTAS JABAR

Satwa Langka di Cianjur Terancam Punah

Oleh: Benny Bastiandy
Pakuan - Minggu, 16 Juni 2013 | 15:35 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Cianjur- Populasi sejumlah satwa langka dan dilindungi yang ada di beberapa cagar alam di Kabupaten Cianjur terancam punah. Upaya pelestarian terus dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Cianjur.

Kepala Resor Wilayah VI BKSDA Kabupaten Cianjur, Isis Iskandar mengatakan, sejumlah satwa langka dan dilindungi di beberapa cagar alam yang terbagi dalam dua wilayah pengelolaan di Kabupaten Cianjur di antaranya Elang Jawa, Owa Jawa, Suruli, Mencak/Kijang, dan Kancil.

Tingkat populasinya saat ini dinilai mendekati kepunahan. Mencak/Kijang misalnya, yang mayoritas berada di beberapa cagar alam di Cianjur selatan di bawah koordinasi Wilayah VII, populasinya nyaris punah lantaran diduga banyak diburu masyarakat setempat untuk dikonsumsi dagingnya.

"Hasil penelitian di sejumlah blok cagar alam meskipun memang keberadaan satwa-satwa langka dan dilindungi itu masih ada namun tingkat populasinya sudah mulai menurun. Penyebabnya dikarenakan berbagai faktor," kata Isis kepada INILAH, Minggu (16/6/2013).

Isis menyebutkan, beberapa cagar alam yang ada di Kabupaten Cianjur tersebar di wilayah selatan dan utara, di antaranya Gunung Simpang di Kecamatan Naringgul, Bojonglarang di Kecamatan Cijati, Talaga Warna di Kecamatan Cipanas, dan di Kecamatan Campaka.

Di beberapa cagar alam di wilayah selatan kebanyakan dihuni Owa Jawa, Kijang/Mencak, Kancil, Lutung, dan Elang Jawa. Sementara di wilayah utara masih terdapat Elang Jawa dan Owa Jawa.

"Populasi Owa Jawa di Gunung Simpang kami nilai masih cukup tinggi karena luasan wilayahnya mencakup dua kabupaten, yakni Bandung dan Cianjur. Kalau tidak salah mencapai sekitar 15.000 hektare. Sementara di Kecamatan Campaka luasan cagar alamnya mencapai 15 hektare, Kecamatan Takokak seluas 60 hektar, dan Talaga Warna sebanyak 486 hektare," tuturnya. [gin]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BBM Naik Rp3.000
PRESIDEN terpilih Joko Widodo sudah menyiapkan kado pertama pemerintahannya. November ini, harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik Rp3.000.
ASPIRASI + Indeks