Jumat, 18 April 2014 | 15:02 WIB
LINTAS JABAR

Lurah-Kades di Garut Belum Dapat Sosialisasi BLSM

Oleh: Zainulmukhtar
Priangan - Sabtu, 22 Juni 2013 | 18:56 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Garut - Sejumlah lurah maupun kepala desa di kawasan Garut Kota dan sekitarnya mengaku hingga kini masih belum menerima sosialisasi tentang pelaksanaan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), terkait penaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Jangankan sosialisasi, surat pemberitahuan pun belum pernah saya terima. Saya sendiri tahunya dari pemberitaan media massa," kata Lurah Ciwalen Kecamatan Garut Kota, Uus Hasbulloh, Sabtu (21/6).

Uus pesimistis dana yang digelontorkan pemerintah untuk masyarakat kalangan bawah sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM akan mampu menolong meringankan beban hidup masyarakat bawah tersebut pascanaiknya harga BBM.

Uus malah khawatir terjadi sesuatu lebih buruk di kalangan masyarakat bawah jika pembagian BLSM tidak jelas aturan mainnya.

Hal senada dikemukakan Kepala Desa Suci Kecamatan Karangpawitan, Dedi Junaedi. Dia menilai, jika program BLSM akan digulirkan maka semestinya pemerintahan tingkat desa/kelurahan, termasuk pengurus Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) turut dilibatkan.

Dedi mengaku hingga kini masih belum menerima imbauan atau ajakan dari pemerintah daerah terkait BLSM tersebut. "Pengalaman BLT (Bantuan Langsung Tunai) jilid satu seharusnya dipelajari lebih cermat. Sebab di tingkat bawah selalu terjadi gejolak. Bagi mereka yang di atas enak takkan ada apa-apa, tapi bagi kami di bawah selalu kena getahnya," ujarnya.

Menurut Dedi, BLSM tidak cukup hanya sebatas diklaim bertujuan agar warga miskin tidak mengalami kekagetan berlebihan menghadapi harga BBM naik disertai kenaikan harga barang kebutuhan pokok. Pasalnya, dampak kenaikan harga BBM itu selalu kompleks berkaitan sendi kehidupan masyarakat kecil.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.