Selasa, 23 September 2014 | 09:17 WIB
EKONOMI

Tutup saat Puasa, Usaha Hiburan Rugi Rp500 Juta

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Ekbis - Selasa, 2 Juli 2013 | 10:39 WIB
istimewa

INILAH.COM, Bandung - Para pengusaha hiburan di Kota Bandung pasrah menerima putusan harus tutup selama Ramadan. Meski harus merugi, para pengusaha menghormati aturan, terutama terhadap ibadah puasa yang dijalankan umat Muslim.

"Kalau harus tutup sebulan penuh, kerugian kita mencapai Rp500 juta. Tetapi ini kan sudah aturan, tidak bisa ditawar lagi. Kita akan mamatuhinya," ucap Aldo, pengusaha karaoke dan bar yang ada di Jalan Braga saat ditemui di kantornya, Selasa (2/7/2013).

Aldo mengaku kebingungan harus membayar gaji karyawan dan THR-nya nanti. Karena itu, dia sebenarnya berharap usahanya masih bisa buka walaupun dengan waktu terbatas.

"Ya bisa saja hanya buka sampai jam 24.00 WIB. Yang penting tidak menganggu puasa," tuturnya.

Sebanyak 274 titik tempat hiburan di Kota Bandung wajib tutup selama Ramadan. Tempat hiburan tersebut dengan izin usaha berupa diskotek, pub, karaoke, panti pijat, billiar, sanggar seni, spa dan sauna.

Penutupan sementara itu berlaku juga untuk fasilitas karaoke, spa, dan sauna, yang berada di hotel. Sedangkan restoran dipastikan harus tutup pada siang hari untuk menghormati umat Islam yang sedang malaksanakan ibadah puasa. [gin]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Jabar Genjot Lima Pajak
PEMPROV Jabar menggenjot lima pungutan pajak. Tujuannya, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
ASPIRASI + Indeks