Jumat, 19 September 2014 | 11:00 WIB
PENDIDIKAN

Warga Purwakarta Antusias Ikut Ujian Paket C

Oleh: Asep Mulyana
Umum - Minggu, 7 Juli 2013 | 20:04 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Purwakarta - Antusiasme warga mengikuti ujian paket C di Purwakarta terbilang cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang terdaftar mengikuti ujian persamaan setingkat SMA itu pada tahap dua, yang tercatat 1.002 orang.

Dari jumlah itu, para peserta mayoritas mengambil ujian kelas IPS, dengan tujuh mata pelajaran yang diujikan.

Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Disdikpora Purwakarta, Didi Garnadi mengatakan, para peserta yang mengambil ujian di kelas IPS mengikuti tujuh mata pelajaran. Yakni, Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan dan Matematika.

“Ujian itu sudah digelar pada akhir pekan kemarin. Adapun para peserta ini, mengikuti ujian di tiga tempat. Yakni, di SMKN 2 Purwakarta, SMAN Pasawahan dan SMAN Tegalwaru,”ujar, Minggu (7/7/2013).

Didi mengakui, dari jumlah peserta yang tercatat itu, yang riil mengikuti ujian sebenarnya hanya 890 orang. Karena, 112 orang di antaranya tidak hadir tanpa alasan yang jelas sejak hari pertama ujian. Dari 890 peserta ujian itu, 239 merupakan peserta yang tidak lulus pada tahap pertama. Namun, mereka mengikuti ujian lagi di tahap dua ini.

Terkait 239 peserta yang tadinya tak lulus di ujian tahap pertama, ada kesalahan entri data. Para peserta itu, justru dientri dua kali di provinsi. Jadi, data dari Disdikpora dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dianggapnya berbeda. Padahal, mereka orangnya sama. Jadi, ada data peserta ganda sebanyak 239 orang.

“Meski begitu, hal tersebut tidak mengganggu proses ujian paket C. Seluruh peserta sebelumnya disiapkan untuk mengikuti ujian dengan melakukan pembelajaran selama enam bulan di masing-masing PKBM yang ada di 17 kecamatan. Setelah itu, mereka mengikuti ujian. Guna memperoleg ijazah kelulusan,”jelas dia.

Didi menambahkan, tahun ini pihaknya telah dua kali menyelenggarakan ujian paket C. Ujian tahap pertama, telah digelar sekitar April lalu dengan jumlah peserta mencapai 890 orang. Dari jumlah tersebut, saat itu yang dinyatakan lulus sebanyak 651 peserta. Sisanya, yakni 239 peserta tidak lulus.

Dia menilai, adanya peserta yang tidak lulus sangatlah wajar. Sebab, kebanyakan dari peserta tersebut sibuk bekerja. Sehingga, ketika memasuki jadwal ujian, mereka tak hadir. Meski demikian, tingkat kelulusan ujian paket C di Purwakarta pada tahap pertama ini merupakan tertinggi kedua se-Jawa Barat.

“Kalau hasil ujian tahap kedua, bisa diketahui kisaran sebulan lagi. Mudah-mudahan, semuanya lulus,”harapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta ujian, Misbahudin (26) mengaku sangat terbantu dengan adanya ujian paket C ini. Karena, dirinya yang sudah dikatakan berumur ini tak perlu menempuh jalur formal guna mendapatkan ijazah. Apalagi, ijazah paket C cukup diakui. Termasuk di kalangan dunia kerja.

“Dulu, saya pernah sekolah di SMA. Karena tak mampu, jadi saya keluar. Tapi, setelah bekerja, saya bisa mengikuti ujian persamaan ini,” ujarnya singkat. [gin]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Emil Ogah Dampingi Ahok
RIDWAN Kamil mengaku cinta Kota Bandung. Dia bakal menolak andai mendapat tawaran menjadi Wagub DKI Jakarta. “Saya mah cinta Bandung,” kata Emil.
ASPIRASI + Indeks