Rabu, 1 Oktober 2014 | 19:13 WIB
EKONOMI

Harga Ikan Mas di Subang Naik 30%

Oleh: Zaenal Mutaqin
Ekbis - Kamis, 15 Agustus 2013 | 11:11 WIB
foto: istimewa

INILAH.COM, Subang - Banyaknya ikan yang mati di kawasan jaring apung Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, membuat harga ikan mas di Kabupaten Subang naik sekitar 30% dari hari-hari biasanya.

"Dari harga beli borongan di petani Rp19 ribu, saat ini naik menjadi Rp25 ribu per kilogram," kata Sekretaris Kelompok Budi Daya Ikan Tawar Abidin (Ka-Bita) Kabupaten Subang, Atang Suhanda saat dihubungi INILAH.COM, Kamis (15/8/2013).

Kenaikan harga ikan mas seusai Idul Fitri, lanjutnya, sudah menjadi tradisi. Akan tetapi biasanya kenaikanya itu di kisaran 15%.

"Informasi dari para bandar ikan mas yang biasa beli ikan Jatiluhur, katanya ikan-ikan di sana banyak yang mati. Mungkin itu juga yang memicu harga ikan ini masih naik," paparnya.

Pemdudi daya ikan mas, Cahdi mengatakan benih ikan dan pakan ikan sejak satu minggu yang lalu juga ikut naik. Awalnya, harga benih ikan mas ukuran 10-15 ekor per kg sebesar Rp21 ribu per kg, namun saat naik menjadi Rp26.000. Begitupun harga pakan dari satu kuintal pakan naik Rp1.500 dari harga jual sebelumnya.

"Iya harga ikan naik, namun benih dan pakan juga ikut naik. Kami berharap dalam hal ini perlu ada kontrol dari pemerintah daerah," pungkasnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BBM Naik Rp3.000
PRESIDEN terpilih Joko Widodo sudah menyiapkan kado pertama pemerintahannya. November ini, harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik Rp3.000.
ASPIRASI + Indeks