Selasa, 23 September 2014 | 11:18 WIB
LINTAS JABAR

Berenang di Situ Sukarame, Dua Remaja Tewas

Oleh: Budiyanto
Pakuan - Jumat, 16 Agustus 2013 | 20:10 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Sukabumi - Dua remaja tewas saat berenang di Situ Sukarame Desa/Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, Jumat (16/8/2013). Keduanya yakni Edo Muhamad Rohidi (17) dan Denansyah (18), warga Babakan Sari RT 03/04 desa setempat.

Upaya pencarian dan evakuasi kedua jenazah dari dasar danau dilakukan di bawah koordinasi Polsek Parakansalak Polres Sukabumi dan warga setempat. Sekitar dua jam pencarian, jasad kedua remaja ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Keterangan yang dihimpun INILAH.COM, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat warga desa setempat melaksanakan salat Jumat. Dari kedua korban, yang pertama berenang ke tengah Situ Sukarame adalah Denansyah.

Denansyah yang beberapa lama berenang di danau buatan zaman Belanda itu kelelahan dan tenggelam. Karena terlihat meminta pertolongan, salah seorang temannya Edo langsung berupaya menyelamatkan Denansyah.

Namun nahas, Edo yang juga kelelahan saat berupaya menyelamatkan rekannya ikut tenggelam. Akhirnya kedua teman itu tenggelam di danau yang terletak di kawasan perkebunan pinggiran kaki Gunung Salak tersebut.

Peristiwa dua remaja tenggelam diketahui beberapa teman lainnya, salah satunya Alpin (17) yang berada di pinggiran situ. Alpin pun meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar obyek wisata Situ Sukarame.

"Saya dan teman-teman tadinya mau menolong, namun danaunya terlalu dalam. Akhirnya saya lari meminta pertolongan warga yang dekat dengan lokasi kejadian," ujar Alpin kepada wartawan, Jumat (16/8/2013).

Kapolsek Parakansalak, AKP Nursiwan menjelaskan, setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan upaya pencarian bersama warga hingga jenazah kedua korban ditemukan.

"Setelah ditemukan dan dievakuasi dari dasar danau, keduanya dievakuasi ke Puskesmas untuk dilakukan visum. Keduanya saat ditemukan sudah meninggal dunia," kata Nursiwan kepada wartawan, Jumat (16/8/2013).[ang]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Jabar Genjot Lima Pajak
PEMPROV Jabar menggenjot lima pungutan pajak. Tujuannya, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
ASPIRASI + Indeks