Minggu, 28 Desember 2014 | 00:13 WIB

Menyongsong BPJS, Askes Buka Cabang di Soreang

Oleh: Dani R Nugraha
Bandung raya - Senin, 30 September 2013 | 17:16 WIB
istimewa

INILAH.COM, Bandung - Menyongsong penyelenggaraan asuransi nasional pada 2014, seiring pemberlakuan UU No 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, PT Askes membuka kantor cabang di Soreang. PT Askes menerima amanat sebagai Badan Penyelenggara Jaminal Sosial (BPJS) dalam bidang kesehatan.

Kepala PT Askes Kantor Cabang Soreang Rachmad Widodo mengatakan tujuan dari dibukanya Askes cabang ini, agar seluruh masyarakat Kabupaten Bandung lebih terlayani dalam perihal mendapatkan jaminan asuransi kesehatan.

"Sebelumnya semua terpusat di Kota Bandung, sekarang dibagi menjadi dua dengan ada di Kabupaten Bandung. Intinya kami ingin memberikan pelayanan pada seluruh masyarakat," kata Rachmad, Senin (30/9).

Rachmad menjelaskan, selain lebih mendekatkan pelayanan kepada seluruh peserta Askes di Kabupaten Bandung, dibukanya kantor cabang di Soreang itu juga dalam rangka peningkatan pelayanan kepada semua penerima asuransi kesehatan milik pemerintah ini.

Sebab pada 2014 mendatang, jumlah penerima Askes akan bertambah besar. Jumlahnya akan berkali lipat dari yang ada saat ini. Rachmad menerangkan, di 2014 jumlah peserta Askes se-Indonesia sekitar 121 juta jiwa. "Pada 2014 nanti pesertanya akan lebih banyak. Untuk PNS se-Indonesia saja, saat ini kita melayani kurang lebih 16 juta jiwa," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan-persiapan untuk dapat meningkatkan pelayanan tersebut. Rachmad menjelaskan untuk memberikan layanan yang prima kepada masyarakat pihaknya tak bisa berdiri sendiri. Dalam hal ini, PT Askes pun bekerja sama dengan masyarakat, seluruh rumah sakit negeri dan swasta, dinas kesehatan pemerintah setempat, serta para pemangku kepentingan di wilayah tersebut. "Kami menambah rumah sakit, puskesmas dan juga tenaga SDM kami," jelasnya.

Dia berharap, dengan adanya kantor Askes Cabang Soreang ini mampu melayani semua masyarakat Kabupaten Bandung yang berjumlah sekitar 3,3 juta jiwa itu. "Sebab, saat ini kami baru melayani sekitar 178 ribu jiwa di kabupaten. Kami ingin meningkatkan pelayanan, yang tadinya masyarakat jauh ke Bandung, sekarang ada di sini," katanya.

Rachmad mengatakan, terkait jumlah penerima Askes di Kabupaten Bandung yang baru ratusan ribu itu, angkanya akan bertambah lagi seiring dengan dibagi duanya peserta berdasarkan data dari Kantor Askes yang berpusat di Bandung.

Dia menambahkan, dengan diberlakukannya sistem BPJS pada 1 Januari 2014 mendatang, Askes tak lagi menjadi badan yang fokus pada laba. "Yang tadinya laba, 2014 berubah, tidak lagi. Dan pesertanya pun tak hanya para PNS, pensiunan, pegawai Polri dan TNI aktif, tetapi masyarakat umum juga," jelasnya.[jul]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
KERUGIAN BANJIR RP75 M
SUDAH sepekan banjir melanda Kabupaten Bandung. Aktivitas perekonomian nyaris lumpuh total. Total kerugian mencapai Rp75 miliar.
ASPIRASI + Indeks