Rabu, 23 Juli 2014 | 12:45 WIB

Rahasia Persib Menjadi Klub yang Sehat

Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Kabar terkini - Minggu, 6 Oktober 2013 | 08:35 WIB
inilah.com/Bambang Prasethyo

INILAH, Bandung - Satu di antara sedikit klub di Indonesia yang sehat keuangannya adalah Persib. Maung menjelaskan rahasia menjaga keuangan tetap sehat adalah dengan memiliki tim marketing dan promosi yang profesional.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Muhammad Farhan membeberkan, setiap musimnya PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menganggarkan 1,6 miliar rupiah untuk biaya marketing. Sebanyak 600 juta di antaranya digunakan untuk survei pasar, yakni para pendukung Persib. Secara kasar, nilai sebesar itu setara dengan nilai kontrak pemain berlabel bintang seperti Cristian Gonzales.

“Kita harus tahu karakter fans Persib seperti apa. Apakah cocok dengan produk (calon sponsor yang menjadi sasaran),” kata Farhan.

Hal penting lainnya adalah merekrut tim marketing yang profesional. Persib tidak mau merekrut pekerja marketing yang merupakan fans Persib. Dia khawatir, ke dekatan emosional dengan Persib bisa memengaruhi obyektifitas kerja mereka.

“Nanti saat menawarkan nilai Rp5 miliar, lalu ditawar Rp1 miliar lalu dikasih, dengan pertimbangan asal Persib dapat pemasukan. Itu yang harus dihindari. Karena (dalam hal marketing) bukan pakai hati, tetapi pakai otak. ” tegas dia menjelaskan.

Prinsip-prinsip marketing yang dijalankan Persib, diakui Farhan cukup berhasil. Meski pemasukannya tidak stabil setiap musimnya, Persib bisa mendapatkan pemasukan yang cukup untuk biaya operasional.

“Nilai pemasukanya bisa Rp60 miliar setahun atau Rp20 miliar setahun,” ucap mantan presenter sejumlah acara televisi ini.

Selain tim marketing yang menjadi ujung tombak menggaet sponsor, hal lain yang harus diperhatikan adalah menjaga neraca keuangan agar pengeluaran tetap lebih rendah dari pemasukan.

“Persib tidak pernah kekurangan uang karena Persib tahu diri dalam hal berbelanja. Kita selalu menganggarkan pengeluaran untuk belanja pemain dan akomodasi pertandingan sebesar 70% dari pemasukan,” tandasnya. [ito]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
JOKOWI PRESIDEN
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo- Jusuf Kalla pemenang pilpres.
KARIKATUR + Indeks