Jumat, 31 Oktober 2014 | 19:43 WIB
LINTAS JABAR

Bupati Sukabumi Dukung UMK 2014 Sebesar 107% KHL

Oleh: Budiyanto
Pakuan - Kamis, 17 Oktober 2013 | 16:14 WIB
Bupati Sukabumi Sukmawijaya - inilah.com/Budiyanto

INILAH.COM, Sukabumi - Bupati Sukabumi Sukmawijaya mendukung para buruh dalam menentukan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 sebesar 107% dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP TSK SPSI) Sukabumi itu menuntut nilai UMK Sukabumi 2014 sebesar 107 persen dari nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) hasil revisi.

Sukmawijaya menyampaikan dukungan dengan membacakan surat pernyataan di hadapan seratus perwakilan buruh dari sejumlah perusahaan. Sebelumnya Sukmawijaya menerima 20 buruh di antaranya para pengurus SP TSK SPSI dan pengurus SPSI Kabupaten Sukabumi.

"Mendukung dan akan membantu mengupayakan aspirasi pekerja SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi yang mengusulkan UMK 2014 sebesar 107 persen dari nilai KHL yang dihitung Depekab yang telah direvisi," ucap Sukmawijaya saat membacakan surat pernyataan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/10/2013).

Dukungan itu disambut baik oleh perwakilan buruh yang sejak pagi berada di halaman Gedung Pendopo untuk menunggu hasil audiensi. Bahkan mereka langsung menyambut dengan meneriakan yel-yel buruh.

"Sekarang kami akan menunggu niat baik Bupati. Namun bila janjinya tidak ditepati tentunya kami akan kembali ke sini dengan massa lebih banyak," kata Ketua SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi Mohamad Popon kepada INILAH.COM.

Data Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Sukabumi mencatat nilai KHL sebesar Rp1.565.922. Nilai KHL ini hasil dari survei di dua pasar tradisional yakni Cibadak dan Cicurug. Nilai KHL itu belum direvisi ulang karena nilai listrik masih disatukan dengan sewa rumah.

Sedangkan SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi mengklaim nilai KHL Rp1.691.300. Besaran tersebut didapat dari hasil survei di empat lokasi pasar, yakni Cicurug, Cibadak, Pangleseran dan Sukaraja. [hus]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Pram Tolak DPR Tandingan
DRAMA pimpinan DPR tandingan terus bergulir. Namun, politikus PDIP Pramono Anung justru menolak rencana itu.
ASPIRASI + Indeks