Sabtu, 26 Juli 2014 | 03:39 WIB
LINGKAR BANDUNG

Imbauan Pakai Iket Sunda Tidak Dipatuhi PNS

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Metro bandung - Rabu, 6 November 2013 | 12:24 WIB

INILAH.COM, Bandung - Imbauan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk memakai iket kepala Sunda setiap Rabu tidak dipatuhi sebagian besar pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Bandung. Memang tidak sedikit juga yang memakai iket khas Sunda tersebut saat bertugas.

Pantauan di Plaza Balai Kota Jalan Wastukencana Kota Bandung, Rabu (6/11/2013), para PNS yang memakai ikat kepala khas Sunda kebanyakan pejabat teras atau yang berada di lingkaran Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Sementara para PNS yang jauh dari Ruang Tengah, lokasi kantor pejabat teras Pemkot Bandung, tampak tidak terbebani dengan imbauan memakai ikat kepala khas Sunda.

Terkait soal itu, Ridwan Kamil menegaskan, pemakaian ikat kepala khas Sunda baru sebatas imbauan, bukan kewajiban. Langkah itu dilakukan sebagai dukungan terhadap aplikasi peraturan daerah (perda) berbahasa Sunda.

"Ini baru sebatas imbauan, nanti diintensifkan," cetus Ridwan yang memakai ikat Sunda warna biru motif Banten dengan jenis Makuta Wangsa. [rni]

Berita Lainnya
1 Komentar
Adiwidjaja @ Senin, 27 Januari 2014 | 05:27 WIB Himbauan bukan peraturan yang harus dipatuhi, yang harus dipatuhi yang ada sangsi hukumnya, Himbauan cukup dilaksanakan atau tidak, terserah !!
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks