Rabu, 27 Agustus 2014 | 21:58 WIB
LINTAS JABAR

Pemilu 2014, Pemilih di Garut Berkurang 557 Orang

Oleh: Zainulmukhtar
Priangan - Minggu, 1 Desember 2013 | 14:11 WIB
KPU Kabupaten Garut - inilah.com/Zainulmukhtar

INILAH.COM, Garut - Setelah beberapa kali mengalami perubahan, KPU Kabupaten Garut menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2014 sebanyak 1.768.066 pemilih. Dari jumlah tersebut, 894.251 orang di antaranya pemilih perempuan.

Menurut Ketua KPU Garut Aja Rowikarim, sebanyak 1.768.066 pemilih Pileg 2014 itu tersebar di 5.275 TPS di 5 Daerah Pemilihan (Dapil), 42 kecamatan, dan 442 desa/kelurahan.

Berdasarkan Dapil-nya, jumlah pemilih terbanyak berada di Dapil Garut 4 sebanyak 423.495 pemilih. Dapil 4 terdiri atas 9 kecamatan, yakni Balubur Limbangan, Selaawi, Malangbong, Kersamanah, Kadungora, Cibiuk, Cibatu, Leles, dan Leuwigoong.

Jumlah pemilih terbanyak kedua berada di Dapil Garut 1 yang mencapai 386.630 pemilih, terdiri atas 186.378 laki-laki, dan 200.252 perempuan. Dapil Garut 1 terdiri atas 8 kecamatan, yakni Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Sucinaraja, Pangatikan, Cilawu, Sukawening, dan Karangtengah.

Aja menyebutkan, pada DPT Pileg 2014, dari hasil pemutakhiran data terdapat pengurangan sebanyak 557 pemilih.

"Per satu Nopember 2013, jumlah pemilih Pileg terdata di DPT mencapai 1.768.623 pemilih. Tapi setelah dilakukan perbaikan hingga per 29 Nopember 2013, jumlah pemilih menjadi sebanyak 1.768.066 pemilih. Jadi, ada penghapusan pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 557 pemilih," kata Aja, Sabtu (30/11/2013).

Mereka dihapus dari DPT, antara lain karena nama pemilih ternyata sudah meninggal dunia (15 orang), belum cukup umur (7 orang), tidak dikenal atau fiktif (47 orang), telah pindah domisili (71 orang), dan pemilih ganda (417 orang).

Dari segi kelengkapan Nomor Induk Kependudukan (NIK), hasil verifikasi atas DPT Pileg 2014 diketahui terdapat sebanyak 149.308 pemilih di Garut merupakan pemilih dengan NIK yang invalid. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114.593 pemilih di antaranya dapat diperbaiki. Sehingga masih terdapat sebanyak 34.715 pemilih yang NIK-nya belum atau tidak dapat diperbaiki.

"Untuk perbaikan NIK ini, kita melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil. Karena memang untuk soal NIK ini kan sebenarnya tugas mereka untuk validasinya," ujar anggota KPU Garut, Abdal. [hus]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
ANTREAN BBM KIAN MENGGILA
SEJUMLAH SPBU di Kota Bandung mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium subsidi, Selasa (26/8). Polisi pun siap menindak para penimbun.
ASPIRASI + Indeks