Sabtu, 26 Juli 2014 | 22:10 WIB
LINGKAR BANDUNG

Tolak Pasien BPJS, Pemkot Bakal Sanksi Rumah Sakit

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Metro bandung - Rabu, 4 Desember 2013 | 17:39 WIB
istimewa

INILAH.COM, Bandung - Pemkot Bandung tak akan segan memberikan sanksi tegas kepada rumah sakit yang menolak peserta badan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS).

Selain itu, rumah sakit yang mendahulukan pelayanan pasien dengan kartu asuransi lain, akan diumumkan di media massa.

"Pasti ada sanksi (rumah sakit penolak peserta BPJS). Format ini untuk dibuat kesepakatan-kesepakatan, sanksi sesuai aturan, izinnya dicabut atau denda. Lalu ada sanksi sosial, biarkan masyarakat yang menghukumnya," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil seusai penandatanganan nota kesepahaman BPJS dengan PT Askes di Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang, Rabu (4/12/2013).

Menurut Ridwan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mulai berlaku pada 1 Januari 2014. Ada 750 ribu warga Kota Bandung yang masuk kategori prasejahtera dan terlindungi BPJS. Pemkot Bandung menyiapkan dana sebesar Rp81,9 miliar untuk pelaksanaan JKN.

"Saya imbau rumah sakit tidak membeda-bedakan pelayanan untuk orang kaya dan miskin. Semua juga manusia," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara menyatakan, warga miskin Kota Bandung yang dijamin Jamkesmas tetap 750 ribu orang. Undang-undang memberikan waktu sampai 2019 agar semua masyarakat Kota Bandung terdaftar BPJS.

"Kalau dulu ada yang ditolak karena tidak ikut prosedurnya. Misalnya tidak bayar premi tapi mendaftar atas nama BPJS. Bahkan kadang ikut asuransi komersial lain tapi ingin dilayani BPJS," jelasnya. [hus]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
MACET NAGREG MENGGILA
JALUR Nagreg mulai ramai. Pemudik bermotor mendominasi jalur. Kendaraan mengular hingga 30 Km mulai dari Ciamis hingga Nagreg.
KARIKATUR + Indeks