Kamis, 28 Agustus 2014 | 06:04 WIB

Panglima Geng Motor Didor

Oleh: Fuad Hisyamudin
Kriminalitas - Jumat, 17 Januari 2014 | 18:10 WIB

INILAH.COM, Cimahi- Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan mengatakan, pihaknya telah berhasil melumpuhkan tiga panglima geng motor XTC, Brigez, dan GBR saat melakukan aksi kejahatan di wilayah Cimahi. Bahkan di antaranya dilumpuhkan dengan timah panas.

"Selain panglima geng motor, kami berhasil melumpuhkan anggota lainnya. Kami amankan semua pelaku dan tiga di antaranya panglima masing-masing geng motor," terang Erwin di Mapolres Cimahi, Jumat (17/1/2014) siang.

Para panglima geng motor yang diamankan tersebut yakni, TS alias Majeng (22) Panglima GBR Kota Cimahi. Lalu, Panglima Brigez Banjaran DS alias Herdiyana, dan Panglima XTC Kota Cimahi, AA alias Dados (24). Sedangkan sejumlah anggota geng motor yang diamankan yakni DA alias Otong (19), CH alias Dacep, dan YJ alias Obos.

Erwin menjelaskan, lokasi yang menjadi sasaran para brandalan motor beragam. Seperti GBR yang biasa melakukan aksinya di kawasan Gunung Batu Kota Cimahi dan Sentra Duta dengan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Yang terbaru, korban mengalami kerugian hingga Rp4 juta. Modusnya dengan cara memepet motor lalu menodongkan golok kepada korban.

Sedangkan geng Brigez, melakukan aksinya di kawasan Jalan Raya Cibogo Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB). Aksi yang sama dilakukan geng motor XTC di Jalan Pembuangan Tol Baros Kel Baros Kec Cimahi Tengah. "Ketiga geng motor ini modusnya sama dengan memepet motor korban dan mengancam menggunakan golok/benda tajam," tuturnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari aksi ketiga geng motor ini, sambung Erwin, mulai dari 5 unit motor, 3 hp, 2 golok, 1 pistol mainan, 1 buah tas berisi identitas dan uang sebesar Rp600 ribu milik korban. "Semua pelaku diancam dengan Pasal 365 ayat 2 dengan kurungan penjara paling lama 12 tahun," terangnya.

Di tempat yang sama, panglima Geng Motor GBR Kota Cimahi TS mengakui, bahwa dirinya sudah melakukan aksi demikian selama 2 tahun dengan 5 kali aksi pencurian dengan kekerasan. "Wilayahnya di Cimahi dan Sentra Duta pada pukul 20.00 WIB. Karena jam segitu lagi ramai dan lagi banyak korban," akunya.

Hal senada diungkapkan Panglima Brigez Banjaran DS yang beraksi di wilayah Cipatat. Pria kurus ini mengaku, dirinya melakukan aksi pencurian dibantu anggota lain yang berjumlah 9 orang. "Awalnya saya memepet dulu motor korban lalu diancam dengan golok. Setelah itu langsung mengambil barang milik korban," akunya sambil menunduk. [rni]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
ANTREAN BBM KIAN MENGGILA
SEJUMLAH SPBU di Kota Bandung mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium subsidi, Selasa (26/8). Polisi pun siap menindak para penimbun.
ASPIRASI + Indeks