Sabtu, 1 November 2014 | 03:37 WIB
POLITIK DAN PEMERINTAHAN

2 Bulan, Pelanggaran Pemilu di Cimahi Capai 4.000

Oleh: Fuad Hisyamudin
Nasional - Minggu, 23 Februari 2014 | 17:26 WIB
antarafoto.com

INILAH.COM, Cimahi - Sepanjang 2014, tingkat pelanggaran pemilu legislatif (Pileg) tingkat Kota Cimahi mencapai 4000-an kasus.

Hal ini diungkapkan Ketua Panwaslu Kota Cimahi Maman Suaman. Dia menambahkan, pelanggaran tersebut lebih bersifat administratif, terutama pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang tersebar di sejumlah tempat di Kota Cimahi ini.

"Walau sampai angka 4.000an, namun sejauh ini tidak ada pelanggaran yang ditindaklanjuti ke tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Pileg 2014 Kota Cimahi," ujarnya, Minggu (23/2/2014).

Tentang banyaknya pelanggaran terutama pemasangan alat peraga, dia mengakui bahwa sebenarnya alat peraga kampanye itu membantu sosialisasi para calon legislatif. Apalagi jadwal yang mendesak untuk sosialisasi memaksa para caleg menggunakan alat peraga untuk sosialisasi.

"Memang sosialisasi lewat alat peraga sangat membantu. Tapi sayangnya, banyak pemasangan yang tidak taat aturan," ujarnya.

Dengan kenyataan tersebut, dia mengakui perannya sebagai Panwaslu hanya sebagai pihak yang melakukan pendataan. Sementara eksekusi atas sanksi, kewenangannya ada di pihak lain.

"Penertiban merupakan tugas Pemkot Cimahi. Dalam aturan, pihak yang memasang yang harus menurunkan APK yang dipasang," tandasnya. [rni]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
KOALISI JOKOWI TERBELAH
MAKIN runcing saja kisruh di tubuh DPR. Kubu KIH tetap menggelar rapat paripurna perdana DPR tandingan. Namun Pramono Anung tak mau hadir.
ASPIRASI + Indeks