Senin, 22 Desember 2014 | 21:49 WIB
EKONOMI

Jabar Siap Cetak 100 Ribu Wirausaha Baru

Oleh: Dani Rahmat Nugraha
Ekbis - Kamis, 13 Maret 2014 | 15:37 WIB
ilustrasi

INILAH.COM, Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat siap mencetak 100 ribu wirausaha baru. Hal ini guna mengurangi angka pengangguran di provinsi paling padat penduduk di Indonesia.

Kepala Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Barat, Anton Gustoni mengaku sudah melakukan langkah-langkah konkret untuk merealisasikan program ini. Sebelas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah melakukan perekrutan bagi para calon pengusaha baru.

"Yang penting calon ini mempunyai minat. Tahun ini, kita sudah melakukan seleksi. Kemudian kita latih dan ke depan diberikan akses serta modal usahannya," kata Anton kepada wartawan seusai acara Gerakan pencetakan 100 ribu wirausaha baru di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Kamis (13/3/2014).

Menurut dia, pihaknya sudah menyediakan 200 orang pendamping agar para wirausaha baru itu mendapat pendidikan dari segi kualitas usaha, bisnis, hingga pemasarannya. Dia berharap, target 100 ribu wirausaha baru itu dapat terealisasi dalam lima tahun ke depan.

"Kita Berasumsi, per tahun bisa melahirkan 20 ribu wirausaha baru. Kita lakukan pendekatan secara multilinier, kita akan liat lagi jumlah per tahunnya," ungkap dia.

Cara perekrutan sendiri, lanjut Anton, sudah melakukan psikotes. Bahkan, pendaftaran sendiri dilakukan dalam bentuk online dan memanfaatkan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) yang berada di tiap kabupaten/kota.

"Di setiap dinas juga asa proses rekutmen. Bahkan kita koordinasi dengan kabupaten/kota untuk menggelar gebyar seperti di Purwakarta, Cirebon. Kita akan launching," lanjut dia. [rni]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
5.000 WARGA MENGUNGSI
HAMPIR 5.000 warga mengungsi karena banjir. Pemerintah diminta tidak berbelit-belit dalam menyalurkan bantuan.
ASPIRASI + Indeks